Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bulog Siapkan Strategi Ekspor Beras dengan Menyasar Negara-Negara Tetangga

📅 Senin, 12 Jan 2026, 16:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bulog Siapkan Strategi Ekspor Beras dengan Menyasar Negara-Negara Tetangga Doc: Antara
Ket. Petugas menunjukan stok beras di Gudang Bulog Baru Cisaranten Kidul Sub Divre Bandung, Jawa Barat.

Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan rencana ekspor beras tahun ini kemungkinan menargetkan negara-negara tetangga Indonesia dan negara-negara yang membutuhkan.

"Kita sudah siapkan. Kalau masalah ekspor itu perdagangan, bukan Bulog langsung. Tapi kita targetnya adalah negara tetangga dulu, negara-negara tetangga kemudian negara-negara yang membutuhkan," ujar Rizal di Jakarta, Senin (12/1).

Menurut dia, negara-negara yang membutuhkan, contohnya seperti bantuan ke Palestina, bantuan-bantuan ke daerah-daerah konflik.

Ia mengatakan bahwa ekspor beras tersebut baru rencana dan belum dilaksanakan.

"Ini belum dilaksanakan, ini baru disiapkan barangnya," kata Rizal.

Sebagai informasi, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan kesiapan pihaknya dalam menghadapi ekspor beras tahun ini dengan menyiapkan 1 juta ton beras premium, usai Indonesia mencapai swasembada komoditas pangan tersebut.

Rizal menyampaikan rencana ekspor satu juta ton beras premium itu juga menjadi agenda utama pembahasan Bulog dalam rapat kerja internal, guna mematangkan strategi pelaksanaan secara menyeluruh.

Meski begitu, ia menuturkan kebijakan ekspor tersebut tetap diselaraskan dengan komitmen pemerintah menjaga ketahanan pangan nasional sehingga kebutuhan dalam negeri tetap terpenuhi seiring target berlanjutnya swasembada pangan pada tahun mendatang sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Rizal menegaskan rencana ekspor beras tidak akan mengganggu ketersediaan pasokan dalam negeri karena stok Bulog yang ada saat ini sekitar 3,25 juta ton.

Ia mengutarakan harapannya agar kesiapan ekspor itu memperkuat peran Bulog dalam menjaga stabilitas pangan nasional sekaligus meningkatkan kontribusi Indonesia sebagai negara swasembada yang mampu memasok pangan ke luar negeri secara konsisten dan berkelanjutan.

Sebelumnya Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan Indonesia hampir pasti siap mengekspor beras tahun ini setelah swasembada tercapai dan penyerapan oleh Perum Bulog dipastikan aman.

Dia menegaskan ekspor beras akan menjadi tonggak sejarah baru Indonesia, menyusul stabilnya pasokan nasional dan keberhasilan pengelolaan cadangan pangan strategis di tengah peningkatan produksi petani dalam negeri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.