Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berikut Cara Cek Titik Banjir Jakarta dan Daftar Lokasi yang Masih Tergenang

📅 Senin, 12 Jan 2026, 17:45 WIB | Oleh:
Berikut Cara Cek Titik Banjir Jakarta dan Daftar Lokasi yang Masih Tergenang Doc: BPBD
Ket. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Jakarta sejak pagi hingga siang hari, Senin (12/1/2026), menyebabkan jumlah wilayah terdampak banjir terus bertambah

JAKARTA - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Jakarta sejak pagi hingga siang hari, Senin (12/1/2026), menyebabkan jumlah wilayah terdampak banjir terus bertambah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 14.00 WIB, banjir merendam 28 RT dan 46 ruas jalan di sejumlah wilayah ibu kota.

BPBD DKI Jakarta menyatakan proses pemantauan dan penanganan genangan terus dilakukan secara intensif. Upaya yang dilakukan meliputi pengoperasian pompa air, pengawasan pintu air, serta koordinasi lintas instansi untuk mempercepat surutnya genangan.

Untuk membantu warga menghadapi potensi banjir dan kemacetan akibat genangan, BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat memantau kondisi Jakarta secara real time melalui kanal resmi berikut:

  1. Website BPBD DKI Jakarta
    BPBD DKI menyediakan dua fitur utama:

  1. Situs Pantau Banjir Jakarta
    Melalui situs https://pantaubanjir.jakarta.go.id/peta-informasi-banjir, masyarakat dapat memantau tinggi muka air di pintu air, status siaga, aliran sungai, hingga kondisi cuaca terkini secara real time.

  2. Aplikasi JAKI (Jakarta Kini)
    Aplikasi JAKI menyediakan fitur pemantauan banjir yang terintegrasi dengan data Pemprov DKI Jakarta. Aplikasi ini dapat diunduh melalui:

  • Google Play Store: https://play.google.com/

  • Apple App Store: https://www.apple.com/id/app-store/

    Cara memantau banjir melalui JAKI cukup mudah. Warga hanya perlu membuka aplikasi JAKI, lalu memilih ikon JakPantau, kemudian masuk ke menu Info Banjir dan menyesuaikan tanggal serta waktu pemantauan. Melalui fitur ini, titik wilayah terdampak banjir akan ditampilkan langsung di peta dengan kode warna berbeda yang menunjukkan kedalaman genangan air.

  1. Google Maps
    Selain memantau lalu lintas, Google Maps juga dapat menunjukkan laporan banjir atau hambatan melalui ikon segitiga hasil laporan pengguna. Aplikasi ini secara otomatis menyarankan rute alternatif apabila jalur utama terdampak genangan.

BPBD DKI Jakarta juga merilis rincian wilayah yang terdampak genangan berdasarkan wilayah administrasi. Data ini bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai kondisi lapangan.

Wilayah terdampak banjir meliputi:

  1. Jakarta Barat

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Nasional
Kementrans Dorong Konsep Tr...
Advertisement
Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.