Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Prioritas Penyelesaian Proyek Pengendalian Banjir 2026

📅 Minggu, 11 Jan 2026, 22:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prioritas Penyelesaian Proyek Pengendalian Banjir 2026 Doc: Antara
Ket. Salah satu pengerjaan pengerukan sedimentasi pada saluran drainase di Jalan Untung Suropati, Samarinda.

Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), tetap memprioritaskan penyelesaian proyek pengendalian banjir pada tahun 2026 di tengah tantangan penyesuaian anggaran daerah.

"Kami terus membangun dengan kemampuan keuangan yang ada, jadi fokus membangun untuk menanggulangi dan mengurangi banjir, serta pengembangan sumber daya manusia," kata Wakil Wali Kota Samarinda Saefudin Zuhri di Samarinda, Minggu.

Ia menjelaskan pembangunan infrastruktur fisik dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan upaya berkelanjutan untuk menambah khasanah kemajuan Kota Tepian tersebut.

Pihaknya berharap kemajuan yang terjadi di Kalimantan Timur secara umum dapat memberikan dampak positif serta harapan baru bagi pembangunan di Samarinda.

Beberapa proyek penanggulangan banjir yang baru-baru ini dikerjakan Pemkot Samarinda antara lain pengerukan sedimentasi di Jalan Lempake Jaya, pemeliharaan saluran drainase di Jalan Juanda, hingga pengerukan saluran drainase di Jalan Untung Suropati, meskipun saat ini terjadi penyesuaian anggaran menyusul adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

Diakuinya keterbatasan fiskal tersebut berdampak langsung terhadap berbagai program strategis perangkat daerah yang telah direncanakan sebelumnya.

Salah satu dampak yang cukup signifikan, kata dia, terjadi pada Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) yang kini terpaksa menggunakan skema dua termin.

Menanggapi situasi ini Ketua Komisi III DPRD Samarinda Deni Hakim Anwar mendorong pemerintah pusat segera merealisasikan penambahan anggaran bagi daerah terdampak pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH).

"Kami masih menunggu janji dari Kementerian Keuangan, mudah-mudahan di triwulan satu, dua, atau tiga, ada tambahan untuk daerah yang mengalami pemotongan," ujar Deni.

Deni menilai dukungan dana tersebut sangat krusial untuk menjaga keberlanjutan program prioritas daerah, khususnya infrastruktur vital yang menyentuh hajat hidup orang banyak.

Menurutnya, Kalimantan Timur sebagai daerah penghasil sumber daya alam sudah sepatutnya mendapat perhatian lebih, mengingat kontribusi besarnya terhadap penerimaan negara.

Ia menyebutkan setiap tahun kontribusi provinsi ini mencapai angka yang fantastis yakni sekitar Rp800 triliun ke kas negara. Harapan besar digantungkan agar Samarinda juga mendapat tambahan dana transfer untuk menguatkan kembali struktur fiskal daerah.

Tanpa dukungan anggaran yang memadai, kata dia, pemerintah daerah akan kesulitan dalam mengoptimalkan perencanaan pembangunan kota yang berkelanjutan.

Legislator tersebut menekankan bahwa kebutuhan mendesak masyarakat tidak boleh terhenti meski daerah sedang melakukan efisiensi ketat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.