Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PAD Kota Bandung Tahun 2025 Melonjak

25 Jumat, 09 Jan 2026, 16:30 WIB | Oleh:
PAD Kota Bandung Tahun 2025 Melonjak  PAD Kota Bandung Tahun 2025 Melonjak  Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mencatat lonjakan signifikan jumlah wisatawan sepanjang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Hal itu diungkapkan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Jumat (9/1).

Wali Kota Farhan menyebut, pada Desember 2025 jumlah wisatawan yang datang ke Kota Bandung mencapai lebih dari 1,070,131 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 530 ribu wisatawan datang menggunakan kereta api, baik kereta jarak jauh maupun Whoosh, sementara sisanya sekitar 45 persen menggunakan kendaraan pribadi dan bus rombongan.

“Selama libur Nataru wisatawan yang datang ke Kota Bandung paling banyak memang menggunakan kereta api. Ini menunjukkan akses transportasi publik menjadi pilihan utama,” kata Wali Kota Farhan.

Jika dibandingkan dengan periode Januari hingga November 2025, jumlah wisatawan Desember mengalami kenaikan sekitar 25 persen. Pada bulan-bulan sebelumnya, rata-rata kunjungan wisatawan berada di kisaran 700 ribu orang per bulan.

Menurut dia, peningkatan tersebut tidak lepas dari strategi Pemkot Bandung yang sejak awal masa kepemimpinannya memfokuskan pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi daerah.

Setelah pelantikan dan fokus awal pengendalian inflasi selama Ramadan hingga Idulfitri, Pemkot mulai menggenjot sektor ekonomi, khususnya pariwisata, sejak 5 April 2025.

“Kami menyadari betul bahwa motor pertumbuhan ekonomi Kota Bandung adalah sektor pariwisata. Karena itu kami fokus ke subsektor MICE, meeting, incentive, convention, event, dan exhibition,” jelas dia.

Dampak positifnya terlihat pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sepanjang 2025, PAD Kota Bandung tercatat hampir Rp3,95 triliun, meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang realisasinya masih di bawah Rp3 triliun. Salah satu pendorong utama peningkatan ini adalah pajak sektor pariwisata yang naik lebih dari 30 persen.

Meski demikian, Wali Kota Farhan menilai capaian tersebut belum maksimal. Bahkan, ia menyebut potensi PAD Kota Bandung sebenarnya bisa mencapai Rp6 triliun. Oleh karena itu, Pemkot tidak hanya berfokus pada intensifikasi pajak, tetapi juga pada peningkatan potensi ekonomi yang ada.

“Target kami ke depan bukan hanya mengejar angka tapi meningkatkan kualitas layanan dan potensi ekonomi. Tahun 2026, kami menargetkan PAD bisa mencapai Rp3,6 triliun dan ultimate goal-nya di akhir 2029 bisa berada di kisaran Rp5-6 triliun,” tutur dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.