Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Dia! Aksi Heroik PPS Kalbar Evakuasi Buaya Ganas 2 Meter dari Jantung Pemukiman Warga

📅 Jumat, 09 Jan 2026, 16:20 WIB | Oleh:
Ini Dia! Aksi Heroik PPS Kalbar Evakuasi Buaya Ganas 2 Meter dari Jantung Pemukiman Warga Doc: istimewa

PONTIANAK – Ketegangan sempat menyelimuti kawasan Jalan Yam Sabran, Tanjung Hulu, Kota Pontianak, saat tim penyelamat harus berhadapan dengan predator air yang cukup besar di tengah pemukiman padat penduduk. Dalam sebuah aksi yang penuh keberanian, tim Yayasan Pemerhati Pelindung Satwa (PPS) Kalimantan Barat berhasil mengevakuasi seekor buaya sepanjang dua meter pada Selasa, 6 Januari 2026.

Buaya dengan bobot mencapai 60 kilogram tersebut dievakuasi setelah adanya laporan dari masyarakat yang merasa terancam dengan keberadaan satwa tersebut. Meski diketahui merupakan satwa peliharaan, ukuran dan insting liar buaya ini dikhawatirkan dapat memicu tragedi jika tidak segera ditangani secara profesional.

Dengan peralatan lengkap dan ketenangan yang teruji, tim rescue PPS Kalbar merangsek masuk ke lokasi untuk mengamankan sang predator. Proses evakuasi berlangsung dramatis namun terkendali, memastikan baik personel maupun satwa dalam kondisi aman. Langkah ini diambil sebagai komitmen nyata PPS Kalbar dalam menjaga keselamatan warga dari potensi konflik satwa liar di area urban.

Ketua PPS Kalimantan Barat, Bung Beny, menegaskan bahwa PPS hadir sebagai garda terdepan sekaligus mitra strategis Polri dalam menangani persoalan satwa di lingkungan masyarakat.

"PPS bukan sekadar yayasan, kami adalah Pemerhati Pelindung Satwa yang bergerak bersama Polri untuk mengedukasi masyarakat. Keberadaan kami harus dirasakan manfaatnya, terutama dalam menangani situasi darurat satwa liar di lokasi pemukiman warga," ujar Bung Beny.

Lebih lanjut, Bung Beny menyampaikan bahwa aksi heroik ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang PPS Kalbar untuk terus bersinergi dengan Ditpolsatwa Korsabhara Polri. Sebagai lembaga binaan Direktorat Polisi Satwa, PPS Kalbar memastikan setiap penanganan satwa dilakukan sesuai prosedur dan tetap mengedepankan aspek perlindungan satwa serta keamanan publik.

"Kami siap sedia 24 jam untuk terlibat dan bermanfaat bagi masyarakat Kalimantan Barat. Sinergitas bersama Ditpolsatwa Korsabhara Polri adalah kunci utama kami dalam menciptakan lingkungan urban yang aman dari gangguan satwa liar," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, buaya tersebut telah diamankan di tempat penampungan sementara sebelum nantinya diserahkan kepada pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut.

Yayasan Pemerhati Pelindung Satwa (PPS) Kalimantan Barat merupakan organisasi mitra binaan Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Polri yang fokus pada edukasi, perlindungan satwa, dan penanganan konflik satwa liar di wilayah urban atau pemukiman warga

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
FAO Serukan Kerja Sama Glob...
Luar Negeri
OPEC Proyeksikan Permintaan...
Luar Negeri
Bank of America Didenda $1,...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.