Puluhan Armada Angkut Tumpukan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati
📅 Kamis, 08 Jan 2026, 16:15 WIB | Oleh: SujarSebelumnya, penumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati sempat memicu keluhan warga sekitar. Kondisi ini juga dikhawatirkan berdampak pada kesehatan dan kenyamanan lingkungan.
"Kalau biasa tidak bau. Tapi kalau pas dibongkar atau musim hujan itu baunya sampai tempat saya, RT 3, sekitar 200 meteran tercium," kata salah satu warga RT 03/RW 04 Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Roni di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (7/1).
Dia mengatakan bau menyengat biasanya muncul ketika sampah sedang dibongkar atau saat musim hujan. Permasalahan bau sampah di Pasar Induk Kramat Jati itu pun menurutnya bukan hal baru karena sudah terjadi selama bertahun-tahun.
Sumber bau tersebut didominasi sampah sayuran busuk dari aktivitas jual beli di pasar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melalui operasi pengangkutan berskala besar, pengelola pasar berharap kualitas lingkungan dapat segera pulih.
Koordinasi lintas sektor juga terus dilakukan agar pengelolaan sampah harian lebih optimal dan tidak lagi menimbulkan penumpukan.
Sementara itu, meskipun terdapat kegiatan pengangkutan, aktivitas perdagangan di Pasar Induk Kramat Jati tetap berjalan seperti biasa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Petugas memastikan alur lalu lintas di dalam pasar tetap tertib agar truk pengangkut tidak mengganggu distribusi barang.
Selain itu, para pedagang juga diimbau agar lebih tertib membuang sampah pada tempat dan waktu yang telah ditentukan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!