Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Produksi Beras Surplus, Mentan Incar Pasar Ekspor

📅 Kamis, 08 Jan 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Produksi Beras Surplus, Mentan Incar Pasar Ekspor Doc: Antara
Ket. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berbicara pada Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan oleh Presiden RI Prabowo Subianto yang dihadiri 5.000 petani/penyuluh secara luring dan dua juta petani secara daring di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1).

Karawang, Jawa Barat - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan Indonesia hampir pasti siap mengekspor beras tahun ini setelah swasembada tercapai dan penyerapan oleh Perum Bulog dipastikan aman.

"Beras kalau bisa... izin Bapak Presiden (Prabowo Subianto) yang penting Bulog, izinnya dan serapannya tiga bulan ke depan, sama saja 2025, aku tidak minta lebih, itu ekspor hampir pasti kita lakukan tahun ini," kata Amran pada Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan oleh Presiden Prabowo di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1).

Dia menegaskan ekspor beras akan menjadi tonggak sejarah baru Indonesia, menyusul stabilnya pasokan nasional dan keberhasilan pengelolaan cadangan pangan strategis di tengah peningkatan produksi petani dalam negeri.

"Dan itu sejarah pertama Indonesia. Jadi Pak Mensesneg (Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi), itu nanti aku menghadap Pak. Kesempatan kami sampaikan ini karena ada Bapak Presiden," ucap Amran.

Dia menyebutkan saat ini stok beras cadangan pemerintah (CBP) secara nasional tercatat mencapai 3,2 juta ton, setelah sebelumnya sempat menyentuh angka 4 juta ton pada pertengahan 2025, mencerminkan penguatan cadangan pemerintah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Amran membandingkan kondisi saat ini dengan capaian Indonesia pada 1984, ketika mendapat pengakuan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (Food and Agriculture Organization/FAO) meski stok beras nasional kala itu hanya sekitar 2 juta ton.

Selain cadangan pemerintah, konsumsi beras sektor hotel, restoran, dan katering juga mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan volume mencapai 12 juta ton secara nasional.

Amran menegaskan capaian tersebut tidak lepas dari arahan Presiden serta sinergi lintas kementerian, sehingga Indonesia kini memasuki fase baru dari swasembada menuju negara pengekspor beras.

"Ini Bapak Presiden, pernah dulu Indonesia mendapatkan penghargaan di 1984 dari FAO. Itu stoknya hanya 2 juta ton. Kita sekarang 4 juta ton pernah diraih dan akhir tahun 3,2 juta ton," beber Amran.

Tetapi di hotel, restoran, dan kafe, lanjutnya, tertinggi sepanjang sejarah yang tercatat sekitar 12 juta ton.

Di tempat yang sama, Presiden Prabowo Subianto menyatakan tekadnya untuk mewujudkan swasembada pangan tidak hanya untuk 1-2 tahun, tetapi Indonesia ditargetkan terus swasembada pangan setiap tahun.

Keinginan itu diungkapkan oleh Presiden Prabowo untuk membuktikan Indonesia mampu swasembada pangan, terutama kepada sejumlah kalangan yang disebut oleh Presiden "nyinyir".

"Hari ini, bahagia bagi saya. Bahagia, saya senang sekali, dan saya melihat tadi, penuh harapan, penuh keyakinan. Kalau banyak tokoh nyinyir mengatakan kita tidak bisa swasembada pangan, hari ini kita buktikan kita swasembada pangan," kata Presiden Prabowo di hadapan para petani, komunitas pertanian, dan sejumlah pejabat negara saat acara Panen Raya di Karawang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

BPJS Kesehatan Dorong Gaya Hidup Sehat

13 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BPJS Kesehatan Dorong Gaya ...

Menekraf Apresiasi Sineas Muda Perempuan Berbakat

18 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menekraf Apresiasi Sineas M...
Daerah
PT KAI Catat KA Mutiara Sel...
Daerah
Bangka Belitung Perlu Memil...
Megapolitan
DPR RI Dorong Bareskrim Pol...

Magang Nasional, Jalan Pintas Apalagi Ini

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Magang Nasional, Jalan Pint...

Piala Dunia, Perang Urat Saraf Berasil dan Jepang Makin Ramai

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Perang Urat Sa...
Otomotif
Ndara, Motor Sport Listrik ...

Aldila Pede Melangkah ke Wimbledon Berbekal Juara Bad Homburg

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Pede Melangkah ke Wi...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

29 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.