Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenhan Serahkan 17,4 Juta Obat-obatan untuk 2.000 Koperasi Merah Putih

📅 Rabu, 01 Okt 2025, 16:35 WIB | Oleh:
Kemenhan Serahkan 17,4 Juta Obat-obatan untuk 2.000 Koperasi Merah Putih Doc: antara foto
Ket. Kemenhan distribusikan sebanyak 17,4 juta bantuan obat-obatan hasil produksi Pabrik Obat Pertahanan Negara kepada Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) untuk didistribusikan pada sekitar 2.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyerahkan sebanyak 17,4 juta bantuan obat-obatan hasil produksi Pabrik Obat Pertahanan Negara kepada Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) untuk didistribusikan pada sekitar 2.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan mengatakan kegiatan penyerahan tersebut merupakan kelanjutan dari agenda penyerahan 15 ribu butir obat pada Juli 2025 di Desa Bentangan, Klaten, Jawa Tengah (Jateng).

“Ini merupakan suatu dukungan dari Kementerian Pertahanan kepada bangsa dan negara untuk ketahanan kesehatan," ujar Donny dalam konferensi penyerahan bantuan obat-obatan di Jakarta, Rabu (1/10).

Wamenhan menekankan pertahanan negara yang kuat, salah satunya turut didukung oleh unsur sumber daya manusia (SDM) yang kuat dan sehat pula, sehingga menjadi perhatian Kemenhan untuk memberi dukungan agar seluruh rakyat Indonesia bisa sehat.

Donny pun memerinci sebanyak 17,4 juta obat yang diserahkan tersebut terdiri atas jenis Ponstal (Antinyeri) yang diproduksi oleh Lafial (Lembaga Farmasi Angkatan Laut), Cefalaf (Antibiotik) hasil produksi Lafiau (Lembaga Farmasi Angkatan Udara, serta Fimol (Paracetamol) yang diproduksi oleh Lafiad (Lembaga Farmasi Angkatan Darat).

Ke depannya, dia menuturkan Pabrik Obat Pertahanan Negara akan fokus memproduksi berbagai obat lainnya untuk penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia, seperti diabetes, penyakit jantung, hingga tekanan darah tinggi.

"Jadi, kami juga akan melaksanakan riset untuk memproduksi obat-obat tersebut nantinya," tuturnya.

Dengan demikian dikatakan bahwa pada penyerahan bantuan obat selanjutnya, berbagai obat itu bisa turut disertakan dengan jumlah yang lebih besar lagi, menyesuaikan kebutuhan yang ada.

Dia pun mengucapkan terima kasih atas dukungan dari kementerian lain, yakni antara lain Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta Kemenkop UKM, yang telah membantu produksi hingga pendistribusian berbagai obat yang telah diserahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.