Prabowo Targetkan MBG Jangkau Semua Desa
📅 Kamis, 08 Jan 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: antara
Perluasan MBG bertujuan meningkatkan gizi sekaligus menggerakkan ekonomi desa melalui keterlibatan petani, nelayan, dan UMKM sebagai pemasok pangan.
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menargetkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjangkau seluruh desa di Indonesia pada akhir Desember 2026
Seperti dikutip dari Antara, dalam sambutannya pada kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat yang dipantau melalui siaran langsung Sekretariat Presiden, Rabu (7/1), Presiden menyampaikan saat ini MBG telah menjangkau 55 juta penerima manfaat.
Capaian tersebut didapatkan hanya dalam kurun waktu satu tahun. Sementara pemerintah memiliki target sebesar 82,9 juta penerima manfaat yang terdiri dari anak sekolah, ibu hamil dan menyusui, serta lansia.
"Sasaran kita, Desember 2026 semua desa mendapat MBG. Mudah-mudahan bisa lebih cepat, tapi Desember kita harus sampai semua anak Indonesia dan semua ibu-ibu hamil dan semua orang tua lansia juga kita beri makan," kata Presiden.
Sebaiknya Anda baca juga:
Presiden meminta maaf kepada masyarakat Indonesia yang belum bisa merasakan program MBG. Namun demikian, Ia memastikan bahwa seluruh desa akan segera mendapatkan MBG seperti yang sudah direncanakan.
"Tadi waktu saya datang, rakyat banyak juga yang teriak 'Pak, desa kami belum terima MBG'. Saya minta maaf kemampuan kita, tapi Insya Allah tahun 2026 ini seluruh desa di Indonesia akan menerima MBG," imbuhnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menyatakan penerima manfaat program MBG telah mencapai 55 juta orang per 5 Januari 2026 atau setahun sejak program prioritas itu pertama kali diluncurkan pada 6 Januari 2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
Presiden menyatakan capaian itu sebagai prestasi, mengingat Brazil butuh waktu sampai 11 tahun untuk dapat menyalurkan makan siang gratis (PNAE) kepada 40 juta anak-anak sekolah.
"Hari ini sudah 55 juta penerima manfaat (di) Indonesia, berarti itu sama dengan memberi makan delapan kali (warga, red.) Singapura. Tiap hari, kita beri makan 55 juta (orang, red.) saudara-saudara. Presiden Brazil menyampaikan ke saya, mereka mencapai 40 juta (penerima) dalam 11 tahun. Kita, 55 juta dalam satu tahun, karena kita mulai 6 Januari 2025. Hari ini 5 Januari 2026," kata Presiden Prabowo dalam pidatonya di Jakarta, Senin (5/1).
Pada kesempatan sama, Presiden kembali menceritakan apresiasi yang diberikan berbagai pihak kepada program MBG Indonesia, termasuk dari lembaga riset ternama asal AS, Rockefeller Institute.
Ekonomi Lokal
Seiring dengan itu, Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat sepanjang tahun 2025 telah memberdayakan 46 ribu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menjalankan MBG.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengemukakan pihaknya terus mendorong penguatan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kini telah mencapai 19.188 SPPG, tersebar di 38 provinsi.
"Sebanyak 46 ribu lebih UMKM telah beroperasi sebagai pemasok bahan baku dapur SPPG. Kolaborasi ini menciptakan rantai pasok pangan yang berkelanjutan, memberdayakan usaha kecil, dan memastikan bahan makanan berkualitas sampai ke tangan penerima manfaat," ujar dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!