Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Seorang Ibu Terjengkang Keluar Rumah Akibat Ledakan Tabung Gas

📅 Rabu, 07 Jan 2026, 16:04 WIB | Oleh:
Seorang Ibu Terjengkang Keluar Rumah Akibat Ledakan Tabung Gas Doc: ist
Ket. ledakan

JAKARTA – Waspada setiap memasang tabung gas agar tak terjadi kecelakaan. Seorang ibu rumah tangga bernama Venny Hermawati (41) terlempar ke luar rumah hingga terluka parah akibat ledakan yang dipicu kebocoran tabung gas 12 kilogram di Jalan Jelambar III, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu pagi.  "Dari saksi pertama yang lihat itu ada korban yang terlempar keluar dengan kondisi seluruh badan kena luka ledakan dan bau gas," kata Ketua RT 14 RW 07, Wenny Trisuarni saat di lokasi, Rabu.

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, kata Wenny, korban mengalami luka bakar hingga sekitar 80 persen di sekujur tubuhnya. "Kalau kondisi terakhir, (informasi) dari keluarga (korban mengalami luka) sekitar 80 persen. Itu kondisinya, karena bajunya itu dudah sampai robek-robek," ujar Wenny.

Lantas korban pun segera dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Royal Trauma oleh warga menggunakan mobil pribadi. "Dibawa ke Rumah Sakit Royal Trauma. Itu dibawa sama warga pakai mobil," Wenny. Menurut Wenny, tabung gas tidak meledak, namun gas 12 kilogram (kg) yang bocor dan memenuhi ruangan rumah sejak malam hari.

"Sebenarnya tabungnya itu enggak meledak. Gasnya itu 12 kilo. Dari Damkar dugaannya karena bau gas yang menyengat banget. Gas itu sudah semalaman bocor, karena ruangan tertutup, tidak ada ventilasi," katanya. la menambahkan, dugaan sementara ledakan terjadi saat korban beraktivitas di pagi hari.

"Namanya ibu-ibu, pasti mau menyiapkan makanan. Kemungkinan itu dia ada aktivitas, tapi ini baru dugaan karena korban juga lagi luka parah," katanya. Selain rumah korban, dua rumah lain di sekitar lokasi juga terdampak akibat ledakan tersebut. Di lokasi, bagian depan dan dalam rumah rusak berat. Puing-puing bangunan berserakan hingga ke jalan. Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Jelambar pun melakukan pembersihan material bangunan yang runtuh akibat ledakan.

Balita Terjatuh

Sementara itu, seorang balita inisial AC (3) terjatuh dari lantai dua rumah saat orang tuanya menjemput sang kakak di kawasan Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur. "Ibunya lagi jemput sekolah kakaknya di SD Rawa Bunga. Jadi tidak berada di rumah, lalu anak itu naik ke atas, lalu kepeleset jatuh," kata Ketua RT 08/RW 06 Rawa Bunga, Firmansyah (50).

Dia saat ditemui di tempat kejadian perkara di Jalan Swadaya IV, Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu, menyebutkan, warga panik setelah melihat balita tersebut terpeleset dan jatuh dari lantai atas rumah. "Kronologinya anak itu naik ke atas, lalu kepeleset jatuh. Warga teriak memanggil saya, 'Pak RT ada yang jatuh'. Saya langsung ke lokasi dan membawa anak itu ke klinik untuk pertolongan pertama," katanya.

Karena khawatir dengan kondisi anak-anak di rumah tersebut, warga sempat membuka jendela rumah yang tidak terkunci. "Warga buka pintu, terus jendela karena cemas. Tujuannya memastikan anak-anak aman, terus ada anaknya yang paling kecil GKI (2)," katanya.

Selain itu, Firmansyah menyebutkan, orang tua balita tersebut tidak berbaur dengan tetangga lainnya. "Kadang-kadang tidak ada basa-basi sama tetangga. Kan kita di sini warga banyak. Tidak pernah gaul, sama warga maksudnya cuek saja. Jadi memang suka meninggalkan (anak)," katanya.

Warga menyebutkan kebiasaan meninggalkan anak di rumah tanpa pengawasan bukan pertama kali terjadi. "Kalau kerja juga sering ditinggal. Dan memang orang tuanya jarang komunikasi sama tetangga," ujarnya. Dari informasi warga, balita tersebut terkadang diasuh oleh kakaknya yang lebih besar, yakni PI (8), termasuk memberi makan.

"Yang paling gede anaknya suka menyuapi adiknya. Jadi dititip ke kakaknya," ujar Firmansyah. Peristiwa ini memicu keprihatinan warga. Firmansyah berharap orang tua lebih berhati-hati meninggalkan anak, terlebih yang masih balita "Apalagi rumah bertingkat, risikonya besar. Anak kecil jangan ditinggal sendirian," katanya.

Sebelumnya, video tersebut viral diunggah oleh akun Instagram @info.jakartatimurr. Terlihat sejumlah warga berupaya membuka jendela rumah karena melihat dua balita berada di dalam rumah dalam kondisi terkunci. Dalam narasi video disebutkan dua anak berada di dalam rumah tanpa pengawasan orang dewasa.

Salah satu anak sempat melompat-lompat sebelum terjatuh dan mengalami luka. Warga sempat berusaha membuka pintu rumah, namun pintu dalam keadaan terkunci. Mereka kemudian membuka jendela untuk mengevakuasi anak berusia tiga tahun yang terluka dan harus mendapat beberapa jahitan di bagian dagu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.