Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memperkuat Upaya Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di Jakut

📅 Selasa, 06 Jan 2026, 22:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memperkuat Upaya Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di Jakut Doc: Antara
Ket. Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk Jakarta Utara menggelar sosialisasi dengan tema “Keluarga dan Sekolahku Aman (Tahapan Perkembangan Anak dan Pencegahan Kekerasan pada Anak) di TK Negeri 01 Pademangan, pada Senin (5/1/2026).

Jakarta - Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (Sudin PPAPP) Jakarta Utara terus memperkuat upaya pencegahan kekerasan terhadap anak melalui edukasi sejak dini dengan menggelar sosialisasi kepada pihak sekolah, orang tua dan lingkungan masyarakat.

“Kolaborasi antara orang tua, sekolah, dan pemerintah sangat penting dalam upaya perlindungan anak,” kata Kepala Sudin PPAPP Jakarta Utara Agung Meidya Gutama di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan pencegahan kekerasan harus dimulai dari keluarga sebagai lingkungan pertama anak tumbuh dan berkembang. Orang tua pun perlu memahami tahapan perkembangan anak agar dapat memberikan pola asuh yang tepat.

“Para orang tua juga harus mampu mendeteksi dini potensi kekerasan, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah,” kata Agung.

Sosialisasi yang dilakukan di TK Negeri 01 Pademangan pada Senin (5/1) dengan tema “Keluarga dan Sekolahku Aman (Tahapan Perkembangan Anak dan Pencegahan Kekerasan pada Anak)” itu diharapkan dapat membuat wali murid semakin sadar akan pentingnya peran keluarga dan sekolah sebagai ruang aman bagi anak, serta mampu berkontribusi aktif dalam mencegah segala bentuk kekerasan terhadap anak sejak usia dini

“Sosialisasi bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua mengenai tahapan perkembangan anak serta peran keluarga dan sekolah dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan,” kata dia.

Sebelumnya Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta mencatat ratusan kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan terjadi di Jakarta Utara sepanjang 2025. Kasus kekerasan di Jakarta Utara kurang lebih ada 394 kasus kekerasan, bahkan kerap terjadi pada kekerasan fisik hingga kekerasan seksual.

Kekerasan paling banyak terjadi pada anak dan diikuti kekerasan kepada perempuan dan ini adalah masalah yang harus ditindaklanjuti dengan tanggung jawab bersama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Yuk, Ada 2.150 Lowongan Ker...
Advertisement
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.