Laris Manis saat Nataru, KA BIAS Angkut Lebih dari 56 Ribu Penumpang
📅 Senin, 05 Jan 2026, 17:05 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO-Humas Daop 7 Madiun
MADIUN - Kereta api lokal PSO Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) mencatat lonjakan penumpang selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan melayani lebih dari 56.000 pelanggan.
"Sejak 18 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026, KA BIAS melayani 56.735 pelanggan, yang terdiri atas 29.173 pelanggan naik dan 27.562 pelanggan turun," ujar Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari di Madiun, Jatim, Senin.
Ia mengatakan bahwa tingginya volume pelanggan tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat yang semakin kuat terhadap KA BIAS sebagai moda transportasi publik yang andal, khususnya untuk perjalanan jarak menengah dan konektivitas antarmoda.
"KA lokal BIAS semakin diminati karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta tarif terjangkau. Selama masa Natal-tahun baru, okupansi bahkan melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia," kata Tohari.
Untuk melayani tingginya mobilitas masyarakat, KAI Daop 7 Madiun mengoperasikan 90 perjalanan KA BIAS atau rata-rata 5 perjalanan per hari, dengan total kapasitas 17.100 tempat duduk atau 3.420 tempat duduk per hari.
Sebaiknya Anda baca juga:
Puncak volume penumpang terjadi pada Sabtu (3/1/2026), dengan 1.830 pelanggan naik dan 1.624 pelanggan turun.
Selama masa Natal-tahun baru, terdapat lima stasiun utama di wilayah Daop 7 Madiun yang melayani naik dan turun penumpang KA BIAS, yakni Madiun, Ngawi, Magetan, Walikukun, dan Caruban.
KA BIAS di wilayah Daop 7 Madiun melayani relasi Kota Madiun-Bandara Adi Sumarmo Solo (PP), sehingga menjadi penghubung strategis antara kawasan Madiun Raya dengan simpul transportasi udara nasional di Bandara Adi Sumarmo.
Sebaiknya Anda baca juga:
Layanan tersebut memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang hendak melanjutkan perjalanan udara tanpa bergantung pada kendaraan pribadi.
Lebih dari sekadar layanan angkutan penumpang, KA BIAS juga merupakan bagian dari upaya integrasi antarmoda kereta api-bandara yang sejalan dengan kebijakan nasional dalam pengembangan transportasi publik berkelanjutan.
Integrasi itu mendorong peralihan masyarakat ke angkutan massal berbasis rel, membantu mengurangi kepadatan lalu lintas jalan raya, serta mendukung efisiensi mobilitas antarwilayah.
Untuk kemudahan perencanaan perjalanan, pemesanan tempat duduk KA BIAS dapat dilakukan mulai H-7 sebelum keberangkatan.
Pelanggan dapat memesan melalui aplikasi Access by KAI serta kanal resmi penjualan tiket lainnya yang bekerja sama dengan KAI.
"Capaian ini menunjukkan bahwa integrasi kereta api dengan bandara memiliki relevansi tinggi dan menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat. KAI Daop 7 Madiun berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan KA yang semakin melayani serta mendukung agenda nasional dalam memperkuat sistem transportasi publik yang terintegrasi," kata Tohari.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!