Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harga Tiket Naik Jadi Sorotan Publik! Ini Penjelasan Pengelola Museum Nasional

📅 Senin, 05 Jan 2026, 17:45 WIB | Oleh:
Harga Tiket Naik Jadi Sorotan Publik! Ini Penjelasan Pengelola Museum Nasional Doc: ANTARA/HO Museum Nasional
Ket. Wahana interaktif Paras Nusantara di Museum Nasional Indonesia di Jakarta Pusat.

JAKARTA - Kepala Museum dan Cagar Budaya Indira Estiyanti Nurjadin menjelaskan bahwa pengelola menaikkan harga tiket masuk ke Museum Nasional Indonesia di Jakarta Pusat dalam upaya untuk meningkatkan perawatan dan pemeliharaan koleksi museum.

Keputusan pengelola untuk menaikkan harga tiket masuk ke Museum Nasional Indonesia bagi pengunjung dewasa dari Rp25.000 menjadi Rp50.000 mulai 1 Januari 2026 menjadi sorotan publik. 

Saat dimintai konfirmasi di Jakarta pada Senin (5/1), Indira menyampaikan bahwa pengelola perlu menaikkan tarif masuk ke Museum Nasional Indonesia agar bisa melakukan upaya pemeliharaan koleksi sesuai standar.

"Penyesuaian tarif dilakukan agar Museum Nasional Indonesia dan koleksinya dapat terus dirawat sesuai standar pemeliharaan internasional serta tetap menjadi ruang yang nyaman dan bermakna bagi masyarakat," katanya.

Indira menyampaikan bahwa pengelola Museum Nasional Indonesia mengemban tugas untuk menjaga warisan arkeologi, sejarah, etnografi, dan numismatika Indonesia.

Sebagaimana pengelola museum yang lain, pengelola Museum Nasional Indonesia mengandalkan dana dari pemerintah, filantropi, dan tiket pengunjung untuk melakukan pemeliharaan koleksi dan memberikan pelayanan kepada publik.

Kementerian Kebudayaan sebagai penanggung jawab institusi Museum Cagar Budaya, termasuk Museum Nasional Indonesia, telah memutuskan menaikkan tarif tiket masuk museum mulai tahun 2026.

Namun demikian, kebijakan tarif khusus tetap diberlakukan bagi penyandang disabilitas, warga berusia di atas 60 tahun, serta pemegang KIP dan KIP Kuliah.

Dana dari penjualan tiket masuk ke museum digunakan untuk mendukung upaya pemeliharaan koleksi museum dan penyelenggaraan pelayanan bagi pengunjung museum.

Setelah menerima fosil koleksi Eugene Dubois yang dipulangkan dari Belanda ke Indonesia, Museum Nasional Indonesia dituntut untuk meningkatkan pemeliharaan koleksi guna mendukung peran museum sebagai pusat rujukan pengetahuan, penelitian, dan edukasi

Pengelola museum berencana mengadakan pameran khusus pada semester pertama tahun 2026 untuk menunjukkan koleksi fosil tersebut kepada publik.

Pameran imersif akan dirancang untuk menghadirkan pengalaman edukasi interaktif berbasis teknologi kepada pengunjung museum.

Dalam jangka panjang, pengelola Museum Nasional Indonesia akan melanjutkan renovasi enam ruang pamer yang terbakar pada tahun 2023. Perbaikannya akan dilakukan dengan dukungan dari pemerintah, swasta, dan publik.

Selain memamerkan dan memelihara koleksi, Museum Nasional Indonesia menyediakan sarana pendukung seperti taman, masjid, kantin, dan aula bagi pengunjung museum. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Satu Orang Tewas, Lima Luka...
Megapolitan
Polisi Berhasil Gagalkan Re...

PT KAI Operasikan 39 Trainset Baru

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
PT KAI Operasikan 39 Trains...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.