Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tok! Museum Nasional Indonesia Resmi Berlakukan Penyesuaian Harga Tiket Mulai 2026

📅 Kamis, 08 Jan 2026, 07:42 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Tok! Museum Nasional Indonesia Resmi Berlakukan Penyesuaian Harga Tiket Mulai 2026 Doc: istimewa
Ket. Kepala Museum dan Cagar Budaya (MCB), Esti Nurjadin, menjelaskan penyesuaian harga tiket dilakukan seiring dengan peningkatan layanan, pembaruan infrastruktur serta pengembangan pengalaman berkunjung yang lebih nyaman dan modern bagi masyarakat

JAKARTA— Museum Nasional Indonesia (MNI) resmi memberlakukan penyesuaian harga tiket masuk mulai 1 Januari 2026. Kebijakan ini dilakukan seiring dengan peningkatan layanan, pembaruan infrastruktur, serta pengembangan pengalaman berkunjung yang lebih nyaman dan modern bagi masyarakat.

Kepala Museum dan Cagar Budaya (MCB), Esti Nurjadin, menjelaskan bahwa kebijakan penyesuaian harga tiket sebenarnya telah direncanakan sejak Agustus 2025. Namun, penerapannya baru dilakukan setelah sejumlah fasilitas pendukung rampung.

“Kami tunda sampai fasilitas yang kami punya sudah beres, karena sebelumnya masih dalam proses. Sistem BLU itu kan public service dengan business mindset, jadi layanan tetap menjadi prioritas utama,” ujar Esti belum lama ini.

Sejumlah pembaruan fasilitas telah dilakukan, di antaranya pemindahan pintu masuk dan loket tiket dari Gedung A ke Majapahit Hall yang memiliki ruang lebih luas. Perubahan ini ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung serta memperlancar arus keluar-masuk museum.

Selain itu, Museum Nasional Indonesia juga tengah menyiapkan alih fungsi auditorium di basement gedung menjadi masjid. Fasilitas ibadah tersebut ditargetkan dapat digunakan pada akhir Januari 2026.

“Prosesnya perlu memperhatikan aspek keselamatan, termasuk emergency exit. Shaf sudah kami siapkan, hanya tempat wudhu yang masih dalam tahap penyelesaian. Diharapkan siap akhir Januari,” jelas Esti.

Peningkatan fasilitas juga berdampak pada perluasan area non-tiket. Jika sebelumnya luas area non-tiket hanya sekitar 3.800 meter persegi, kini telah diperluas menjadi 8.100 meter persegi, termasuk penataan ulang area taman di depan fasad museum.

“Ada area non-tiket yang lebih banyak demi kenyamanan pengunjung. Kami juga menyiapkan peta fisik sebagai kenang-kenangan serta gelang tiket. Ini mulai tersedia 3 Januari nanti,” ujar Esti.

Dari sisi konten, Museum Nasional Indonesia tak hanya mengandalkan koleksi permanen. Sejak pertengahan Desember 2025, MNI menghadirkan Pameran Sejarah Awal yang menampilkan empat temuan penting Eugene Dubois yang telah kembali ke Indonesia dan menjadi bagian dari narasi awal peradaban manusia.

Mulai Januari 2026, ruang ImersifA juga akan diperbarui dengan konsep baru. Sistem tiket pun kini dibuat lebih efisien dengan teknologi nontunai, seperti tap in dan pembayaran melalui QRIS.

“Pelan-pelan kita benahi semuanya. Sekarang sistem tiket sudah lebih cepat tanpa layanan manual,” tegas Esti.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menyampaikan bahwa penyesuaian harga tiket merupakan bagian dari upaya membangun apresiasi publik terhadap museum sebagai ruang edukasi dan kebudayaan.

“Kepada masyarakat umum kita tingkatkan, supaya ada apresiasi terhadap museum. Terutama bagi wisatawan asing, agar mereka bisa melihat dan menghargai museum kita,” ujarnya.

Sebagai informasi, harga tiket Museum Nasional Indonesia kini ditetapkan Rp50 ribu untuk pengunjung umum dan Rp30 ribu untuk pelajar. Anak di bawah usia tiga tahun serta pengunjung lansia di atas 60 tahun tetap mendapatkan akses gratis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Olahraga
Tim Basket 3x3 Putra Kalah ...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.