Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Airlangga Hartarto: Konflik AS–Venezuela Belum Menekan Harga Minyak Global

📅 Senin, 05 Jan 2026, 17:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Airlangga Hartarto: Konflik AS–Venezuela Belum Menekan Harga Minyak Global Doc: Antara
Ket. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/1).

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto menyatakan hingga saat ini eskalasi politik antara Amerika Serikat dan Venezuela belum berdampak terhadap harga minyak impor Indonesia.

Sebelum melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/1), Ia menyebut pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan yang terjadi antara Amerika Serikat dan Venezuela.

Menurutnya, sebagai salah satu sumber minyak dunia, Venezuela sedikit banyak akan mempengaruhi pergerakan harga minyak global.

"Harga minyak kita monitor, kalau satu-dua hari ini pun tidak ada perubahan, tidak ada gejolak yang tinggi," ujar Airlangga.

Airlangga menyebut saat ini harga minyak dunia masih relatif rendah atau sekitar 63 dolar AS per barel.

Dengan adanya eskalasi politik antara kedua negara, maka diprediksi harga minyak dunia akan melambung.

Namun demikian, Airlangga menegaskan bahwa pemerintah akan selalu memonitor dan berkoordinasi terhadap perubahan harga, serta mempersiapkan langkah antisipasi.

Diketahui, ekspor minyak Venezuela lumpuh di tengah operasi militer AS di negara tersebut, menurut laporan Reuters mengutip empat sumber yang tidak bersedia disebutkan namanya.

Ekspor minyak Venezuela, yang anjlok hingga jumlah minimum di tengah blokade Presiden AS Donald Trump terhadap semua kapal tanker yang dikenai sanksi, kini lumpuh karena para kapten pelabuhan belum menerima permintaan izin keberangkatan bagi kapal-kapal bermuatan, menurut beberapa sumber tersebut kepada kantor berita itu.

Sejumlah kapal pengangkut minyak mentah di Venezuela, yang dijadwalkan akan dikirim ke Amerika Serikat dan Asia, belum berlayar, menurut laporan kantor berita tersebut, mengutip data dari layanan pelacakan kapal TankerTrackers.

PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) menegaskan bahwa aset minyak milik mereka di Venezuela tidak terdampak menyusul serangan Amerika Serikat ke negara tersebut.

PIEP menguasai 71,09 persen saham perusahaan minyak dan gas asal Prancis, Maurel & Prom (M&P), yang memiliki aset di Venezuela.

“Sehubungan dengan perkembangan situasi terkini, berdasarkan pemantauan yang dilakukan, hingga saat ini tidak terdapat dampak terhadap aset dan staf M&P di Venezuela,” kata Manager Relations PIEP Dhaneswari Retnowardhani dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Sebagai langkah antisipasi, Dhaneswari menyatakan PIEP terus berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Caracas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.