Maduro: Venezuela Terbuka untuk Dialog dengan AS mengenai Perdagangan Narkoba
📅 Jumat, 02 Jan 2026, 11:00 WIB | Oleh: Tim PenulisMaduro mengatakan dia belum berbicara dengan Trump sejak percakapan mereka pada 12 November, yang dia sebut ramah dan penuh hormat.
"Saya pikir percakapan itu bahkan menyenangkan, tetapi sejak itu perkembangannya tidak menyenangkan. Mari kita tunggu," katanya.
"Jika mereka ingin berbicara serius tentang kesepakatan untuk memerangi perdagangan narkoba, kami siap," kata pemimpin Venezuela itu.
Pemerintahan Trump telah menuduh Maduro memimpin kartel narkoba dan mengatakan sedang menindak perdagangan narkoba, tetapi pemimpin sayap kiri itu membantah keterlibatannya dalam perdagangan narkotika, dengan mengatakan AS berupaya melakukan kudeta karena Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar yang diketahui di Bumi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Washington telah meningkatkan tekanan pada Caracas dengan secara informal menutup wilayah udara Venezuela, memberlakukan lebih banyak sanksi, dan memerintahkan penyitaan kapal tanker yang bermuatan minyak Venezuela.
Selama berminggu-minggu Trump mengancam akan melakukan serangan darat terhadap kartel narkoba di wilayah tersebut, dengan mengatakan bahwa serangan akan dimulai "segera," tetapi ini adalah contoh nyata pertama.
Pasukan AS juga telah melakukan banyak serangan terhadap kapal-kapal di Laut Karibia dan Samudra Pasifik bagian timur sejak September, menargetkan apa yang Washington sebut sebagai penyelundup narkoba.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kampanye maritim yang mematikan ini telah menewaskan sedikitnya 107 orang dalam setidaknya 30 serangan, menurut informasi yang dirilis oleh militer AS.
Namun, pemerintah belum memberikan bukti bahwa kapal-kapal yang menjadi sasaran terlibat dalam perdagangan narkoba, sehingga memicu perdebatan tentang legalitas operasi ini.
Para ahli hukum internasional dan kelompok hak asasi manusia mengatakan bahwa serangan tersebut kemungkinan besar merupakan pembunuhan di luar hukum, tuduhan yang dibantah oleh Washington.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!