Liga Inggris: Emery Bela Keputusan Tak Bersalaman dengan Arteta Usai Villa Dibantai Arsenal
📅 Kamis, 01 Jan 2026, 06:46 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
LONDON, INGGRIS — Pelatih Aston Villa, Unai Emery, memberikan penjelasan terkait tindakannya yang tidak bersalaman dengan pelatih Arsenal, Mikel Arteta, seusai tim asuhannya menelan kekalahan telak 1-4 dari pemuncak klasemen Liga Inggris di Stadion Emirates.
Emery berdalih situasi di tepi lapangan terasa “dingin” seusai pertandingan, sehingga ia memilih langsung masuk ke lorong menuju ruang ganti. Laga yang berlangsung Selasa malam itu menjadi pukulan bagi Villa dalam perburuan gelar juara liga Inggris pertama mereka sejak 1981.
Kemenangan tersebut membuat Arsenal semakin kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan lima poin atas Manchester City di posisi kedua, serta enam poin di depan Aston Villa yang berada di peringkat ketiga. Bagi klub asal Birmingham, hasil ini sekaligus merusak ambisi besar mereka di musim ini.
Arsenal memastikan kemenangan lewat gol-gol babak kedua dari Gabriel, Martin Zubimendi, Leandro Trossard, dan Gabriel Jesus. Villa hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui Ollie Watkins pada masa injury time. Kekalahan ini juga mengakhiri laju impresif Villa, yang sebelumnya menyamai rekor klub dengan 11 kemenangan beruntun.
Momen pascapertandingan menjadi sorotan. Saat peluit akhir berbunyi, Arteta yang pernah menggantikan Emery sebagai pelatih Arsenal, terlihat merangkul staf kepelatihannya sebelum berjalan ke area bangku cadangan lawan untuk menyapa Emery. Namun, pelatih asal Spanyol itu sudah lebih dulu menuju lorong stadion setelah bersalaman dengan ofisial keempat, Thomas Kirk.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ini sederhana,” ujar Emery ketika ditanya mengenai insiden tersebut. “Bisa dilihat sendiri. Setelah pertandingan selesai, rutinitas saya selalu cepat: bersalaman, lalu bersama staf dan pemain menuju ruang ganti.”
“Saya menunggu, saya menunggu. Dia (Arteta) tentu sedang bahagia, bersama stafnya. Lalu saya memutuskan masuk ke dalam. Bagi saya, tidak ada masalah,” tambahnya.
Kepada Sky Sports, Emery kembali menegaskan penjelasannya. “Biasanya rutinitas saya adalah mendatangi pelatih lawan, bersalaman, lalu masuk. Jika dia tidak melakukan hal yang sama, saya tidak bisa terus menunggu… apalagi saat itu dingin.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Arteta sendiri meredam isu tersebut. “Kalian melihatnya sendiri, tapi tidak apa-apa. Semuanya baik-baik saja. Itu bagian dari sepak bola dan sama sekali bukan hal yang tidak biasa,” ujarnya.
Di atas lapangan, Arsenal baru menunjukkan kualitas terbaik mereka di babak kedua. Dalam beberapa laga terakhir, The Gunners disebut-sebut terbebani tekanan besar untuk mengakhiri penantian 22 tahun meraih gelar Liga Inggris. Namun, kemenangan atas Villa menjadi pernyataan tegas kekuatan mereka, jelang laga Manchester City melawan Sunderland pada hari Kamis mendatang.
“Saya sangat bahagia,” kata Arteta. “Villa adalah tim yang luar biasa, sangat sulit dihadapi. Kami tahu akan ada fase-fase sulit dalam pertandingan.”
“Kami berbicara tentang betapa menuntutnya laga ini secara emosional. Kami kesulitan di 10 menit awal, lalu beradaptasi dan mulai mengontrol permainan. Kami belum mencetak gol di babak pertama, tetapi di babak kedua semuanya berjalan sesuai rencana,” tandasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!