Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penutupan Labuan Bajo untuk Mendukung Pencarian Korban Kapal Tenggelam

📅 Rabu, 31 Des 2025, 23:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penutupan Labuan Bajo untuk Mendukung Pencarian Korban Kapal Tenggelam Doc: Antara

Labuan Bajo - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena meminta warga dan pelaku wisata di Labuan Bajo agar mematuhi penutupan sementara pelayaran di seluruh wilayah Kabupaten Manggarai Barat, demi mendukung upaya pencarian korban kapal tenggelam.

"Lebih daripada urusan cuaca, kita mengikuti imbauan pemerintah pusat agar dalam rangka juga kita berempati terhadap korban," katanya di Labuan Bajo, Rabu.

Ia menyampaikan hal tersebut menyusul insiden kecelakaan kapal wisata bernama KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat pada Jumat (26/12) lalu.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo pada Senin (29/12) lalu telah menutup sementara aktivitas pelayaran kapal wisata maupun kapal lainnya guna mengantisipasi dampak potensi cuaca ekstrem di wilayah tersebut.

Larangan berlayar itu berdasarkan informasi tinggi gelombang dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dengan No.B/ME.01.02/PDGTI29/DMM/XII/2025 tanggal 29 Desember 2025.

Gubernur NTT menjelaskan bahwa penutupan pelayaran itu juga membantu Tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian terhadap tiga korban dan bangkai kapal yang belum ditemukan hingga pencarian di hari keenam.

"Saya mohon pengertian dari seluruh masyarakat di Manggarai Barat, khususnya di Labuan Bajo dan semua wisatawan yang lagi ada di Labuan Bajo saat ini, tentu kita semua ingin menikmati Labuan Bajo seperti yang sudah diangankan dari awal untuk datang menikmati semua, tapi dalam kondisi demikian kita membantu evakuasi para korban," katanya.

Ia menambahkan setiap harinya para penyelam melakukan pencarian di lokasi kejadian kecelakaan kapal yang menjadi salah jalur bagi wisatawan untuk menikmati sejumlah destinasi wisata di Taman Nasional Komodo (TNK).

Sebaiknya Anda baca juga:

"Kita lihat sendiri hampir semua tempat di sekitar sini turun semua penyelam, ratusan orang tadi kita bantu dengan cara untuk tidak dulu bergerak di sekitar sini, karena ini lagi dipakai untuk evakuasi, mudah-mudahan, kita doa dalam waktu dekat ini segera ketemu sehingga nanti kita berwisata dengan evakuasi sudah berhasil," katanya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan kepada Tim SAR gabungan agar pencarian korban dapat segera diselesaikan.

Sebelumnya, sebanyak enam wisatawan berkewarganegaraan Spanyol menjadi korban insiden kapal tenggelam di perairan Pulau Padar. Korban diketahui merupakan pelatih Tim B sepak bola wanita Valencia Martin Carreras Fernando bersama istri dan empat anaknya.

Hingga pencarian hari keenam, Martin Carreras Fernando dan dua anaknya belum ditemukan. Satu korban anak meninggal ditemukan pada Senin (29/12), sementara istri dan seorang anak Martin Carreras Fernando dinyatakan selamat bersama empat orang anak buah kapal (ABK) termasuk nakhoda kapal dan seorang pemandu wisata.

Sebelumnya, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo menutup sementara aktivitas pelayaran kapal wisata maupun kapal lainnya guna mengantisipasi dampak potensi cuaca ekstrem di wilayah tersebut.

"Penutupan sementara ini berlaku untuk seluruh wilayah perairan Manggarai Barat," kata Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo Stephanus Risdiyanto yang dihubungi di Labuan Bajo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.