Pendapatan Jatim Ngebut, Target 2025 Terlewati
📅 Selasa, 30 Des 2025, 21:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/ HO-Pemprov Jatim
SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan realisasi pendapatan daerah Provinsi Jawa Timur pada 2025 melampaui target, mencapai Rp28,55 triliun atau 100,88 persen dari yang direncanakan.
Capaian ini mencerminkan kinerja fiskal daerah yang relatif solid, didukung oleh optimalisasi sumber-sumber pendapatan serta membaiknya aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.
Secara analitis, realisasi yang melampaui target memberi ruang fiskal yang lebih longgar bagi pemerintah daerah untuk menjaga kesinambungan belanja dan memperkuat program prioritas.
Namun demikian, tantangan ke depan tetap terletak pada menjaga kualitas pendapatan agar bersifat berkelanjutan dan tidak bergantung pada faktor-faktor sementara.
“Secara khusus, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh super tim ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur karena sepanjang tahun 2025 ASN telah menunjukkan kemampuan luar biasa sehingga dapat disimpulkan Pemprov Jatim terdepan di antara seluruh provinsi yang ada di di Indonesia,” kata Khofifah di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (30/12).
Sebaiknya Anda baca juga:
Per 29 Desember 2025, realisasi pendapatan daerah tercatat sebesar Rp28,55 triliun atau 100,88 persen dari target 2025.
Sementara realisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari komponen pajak daerah dan retribusi yang dipungut Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencapai Rp13,56 triliun atau 104,39 persen dari target.
Dari sisi belanja, realisasi anggaran per 29 Desember 2025 mencapai 92,32 persen atau sebesar Rp30,70 triliun.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan simbol bahwa roda pemerintahan Jawa Timur bergerak cepat, responsif dan akuntabel dalam melayani rakyat,” ujarnya.
Sejalan dengan kinerja fiskal tersebut, kinerja makro ekonomi Jawa Timur juga menunjukkan tren positif.
Pada triwulan III-2025, ekonomi Jawa Timur tumbuh 5,22 persen secara tahunan (year on year/y-on-y), lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 5,04 persen.
Pengendalian inflasi juga terjaga dengan inflasi Jawa Timur pada November 2025 tercatat sebesar 2,63 persen (y-on-y).
Dari sisi perdagangan luar negeri, nilai ekspor Jawa Timur meningkat 20,23 persen dengan neraca perdagangan tetap surplus.
Khofifah menambahkan Jawa Timur juga meraih sejumlah penghargaan nasional, salah satunya Innovative Government Award (IGA) 2025 sebagai provinsi terinovatif dan provinsi dengan Indeks Inovasi Daerah tertinggi di regional Pulau Jawa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!