Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Umumkan Gelar Latihan Militer Besar-besaran di Sekitar Taiwan

📅 Senin, 29 Des 2025, 09:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Umumkan Gelar Latihan Militer Besar-besaran di Sekitar Taiwan Doc: Military News Agency via Reuters
Ket. Latihan militer Tiongkok di sekitar Taiwan dipicu oleh kunjungan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen ke AS pada 2023

BEIJING - Tiongkok mengumumkan, Senin (29/12), sedang melakukan latihan militer "besar-besaran" di sekitar Taiwan, dengan kegiatan penembakan langsung yang akan dilakukan pada hari Selasa di lima zona di perairan dan wilayah udara dekat pulau tersebut.

Beijing mengklaim pulau demokrasi yang memerintah sendiri dengan 23 juta penduduk itu sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya dan tidak mengesampingkan kemungkinan merebutnya melalui aksi militer.

Pengerahan kekuatan skala besar terbaru ini terjadi setelah ketegangan selama beberapa minggu antara Tiongkok dan Jepang, yang dimulai dengan komentar perdana menteri Jepang yang menunjukkan potensi dukungan Tokyo untuk Taiwan jika terjadi konflik bersenjata di masa depan.

Hal ini juga menyusul penjualan senjata terbaru ke Taipei dari Amerika Serikat, yang memicu respons marah dari Beijing yang menjatuhkan sanksi kepada 20 perusahaan pertahanan AS pekan lalu.

"Mulai 29 Desember, Komando Teater Timur PLA akan mengerahkan pasukan Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Angkatan Roket untuk melakukan latihan militer gabungan dengan kode nama 'Misi Keadilan 2025'," demikian pernyataan dari Kolonel Senior Shi Yi, juru bicara pasukan tersebut, menggunakan akronim untuk militer Tiongkok.

Kegiatan tersebut akan difokuskan pada "patroli kesiapan tempur laut-udara, perebutan superioritas komprehensif bersama, blokade di pelabuhan dan area utama, serta pencegahan multidimensi di luar rantai pulau," katanya.

Pernyataan terpisah dengan peta menunjukkan lima zona besar di sekitar pulau tempat "kegiatan latihan tembak langsung akan diselenggarakan" dari pukul 08.00 hingga 18.00 (00.00 hingga 10.00 GMT) pada hari Selasa.

"Demi keselamatan, kapal atau pesawat yang tidak terkait disarankan untuk tidak memasuki perairan dan wilayah udara yang disebutkan di atas," kata pernyataan itu.

Pemerintah Taiwan tidak segera menanggapi permintaan komentar dari AFP.

Serangan Gabungan

Shi mengatakan, latihan tersebut merupakan "peringatan keras terhadap pasukan separatis 'Kemerdekaan Taiwan', dan... tindakan yang sah dan perlu untuk melindungi kedaulatan dan persatuan nasional Tiongkok."

Rencana tersebut melibatkan kapal-kapal yang "mendekati Pulau Taiwan dari berbagai arah," katanya.

"Serangan gabungan" tersebut dimaksudkan untuk "menguji kemampuan operasi gabungan mereka," tambahnya.

Militer Tiongkok terakhir kali mengadakan latihan skala besar yang melibatkan penembakan langsung di sekitar Taiwan pada bulan April -- manuver kejutan yang dikecam oleh Taipei.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.