Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Russia Minta AS Menahan Diri Terkait Risiko Perang Nuklir

📅 Senin, 29 Des 2025, 02:20 WIB | Oleh:
Russia Minta AS Menahan Diri Terkait Risiko Perang Nuklir Doc: AFP/FABRICE COFFRINI
Ket. Wakil Menteri Luar Negeri Russia, Sergei Ryabkov

MOSKWA - Russia menyerukan Amerika Serikat (AS) agar menahan diri secara maksimal dalam hubungannya dengan Russia mengingat masih adanya risiko konflik nuklir, kata Wakil Menteri Luar Negeri Russia, Sergei Ryabkov.

Ia mengatakan meningkatnya kontak dan dialog yang substantif membuat risiko berada di tepi jurang konflik nuklir tidak perlu dibesar-besarkan, meski upaya berkelanjutan tetap dibutuhkan.

"Risiko konfrontasi ini tetap ada dan belum terselesaikan. Banyak hal akan bergantung pada bagaimana pemerintahan Trump bertindak di masa depan," kata Wamenlu Ryabkov dalam wawancara yang disiarkan stasiun TV Rossiya-1 pada Jumat (26/12) lalu.

Russia, kata dia, berharap pemimpin AS menunjukkan tingkat tanggung jawab tertinggi dalam hubungannya dengan Moskow, sebuah prinsip yang secara aktif didorong oleh Russia.

"Kami menyampaikan pesan yang jelas lewat semua saluran: akhirnya, inilah saat untuk terlibat dalam perundingan yang sungguh-sungguh dan bermakna," kata Ryabkov.

Russia pun mendesak Barat untuk tidak berspekulasi tentang kapan perang besar akan pecah, tetapi fokus pada langkah-langkah untuk mencegah perang tersebut.

"Saya lebih memilih tidak berspekulasi atau berteori tentang skenario terburuk," kata dia. "Siapa pun yang berharap bisa mengalahkan Russia dalam konflik terbuka yang melibatkan koalisi Barat di bawah panji NATO, sangat keliru," imbuh Wamenlu Russia.

Ryabkov juga memperingatkan mereka yang berusaha mengalahkan negara bersenjata nuklir. "Secara definisi, hal itu mustahil dan merupakan jalan pasti menuju bencana," ucap dia.

Menurut Ryabkov, dalam beberapa tahun terakhir, Russia menyoroti aktivitas NATO yang belum pernah terjadi sebelumnya di sepanjang perbatasan barat negara itu. Pemerintah Russia menyatakan mereka tidak mengancam siapa pun, tetapi tidak akan mengabaikan tindakan yang mengancam kepentingan nasionalnya. SB/Ant/Sputnik/RIA Novosti/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.