Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ribuan Warga Terdampak Banjir yang Melanda Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalsel

📅 Senin, 29 Des 2025, 13:35 WIB | Oleh:
Ribuan Warga Terdampak Banjir yang Melanda Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalsel Doc: antara foto
Ket. Warga di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalsel bertahan di rumahnya meski tergenang banjir.

HULU SUNGAI SELATAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (BPBD HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), melaporkan data sementara korban banjir sebanyak 4.180 jiwa warga yang terdampak dan 38 unit rumah rusak akibat banjir sejak Sabtu (27/12).

Kepala Pelaksana BPBD HSS Kusairi dikonfirmasi di Kandangan, HSS, Senin (29/12), mengatakan pemutakhiran data itu per Minggu (28/12), petugas di lapangan masih di lapangan untuk menghimpun data terbaru hari ini.

“Hingga saat ini, belum ada warga yang mengungsi. Kondisi terakhir, air sudah surut,” ujar dia.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD HSS, banjir merendam hampir seluruh wilayah Kota Kandangan, meliputi Kelurahan Kandangan Barat, Kandangan Utara, Kandangan Kota, Jambu Hilir, serta Desa Amawang Kiri Muka, dengan jumlah warga terdampak mencapai 4.161 jiwa di kawasan itu.

Selain wilayah perkotaan, Kusairi mengatakan banjir dan cuaca ekstrem juga berdampak di Kecamatan Loksado dan Padang Batung.

BPBD HSS melaporkan wilayah yang mengalami dampak terparah antara lain Desa Tumingki (Loksado), Desa Maliningin, Desa Batu Bini, dan Karang Jawa Muka di Kecamatan Padang Batung, serta hampir seluruh wilayah Kota Kandangan.

Kusairi menjelaskan, banjir dipicu curah hujan tinggi yang terjadi dalam durasi cukup lama sehingga debit air sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga.

Di Kecamatan Loksado, banjir dan cuaca ekstrem mengakibatkan kerusakan rumah warga, fasilitas umum, serta infrastruktur. Di Desa Tumingki, Dusun Datar Mangkung, satu unit rumah warga dilaporkan rusak berat hingga hanyut, 24 unit rumah terdampak banjir dan berlumpur, serta satu unit jembatan penghubung mengalami kerusakan.

Sementara itu, kata Kusairi, pendataan lanjutan di Desa Lumpangi, Kecamatan Loksado, mencatat 19 jiwa terdampak banjir, sehingga total keseluruhan warga terdampak di Kabupaten Hulu Sungai Selatan menjadi 4.180 jiwa. Di desa tersebut, delapan unit rumah warga terdampak, masing-masing enam rumah di RT 03 dan dua rumah di RT 04.

Selain rumah warga, banjir di Desa Lumpangi juga merendam sejumlah fasilitas publik, antara lain Kantor Urusan Agama (KUA) Loksado, SDN Lumpangi, TK Pelangi Kantauan, dan TK Al Quran, dengan kondisi peralatan elektronik serta buku pelajaran terendam air.

BPBD HSS juga melaporkan kejadian tanah longsor di Kecamatan Loksado, yakni di dekat perbatasan Panggungan yang sempat menutup badan jalan serta di RT 04 Desa Lumpangi yang mengakibatkan sebagian ruas jalan terdampak.

Kusairi menyampaikan, hingga saat ini kerusakan dan kerugian material masih dalam proses pendataan, sementara BPBD bersama pemerintah kecamatan, desa, dan relawan terus melakukan pemantauan lapangan serta kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem lanjutan.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama yang bermukim di daerah rawan banjir dan longsor, meskipun kondisi air saat ini sudah mulai surut,” ujar Kusairi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.