Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasar Rakyat Makin Praktis, Bulog Dorong Transaksi QRIS, Tak Perlu Ribet Cari Kembalian

📅 Senin, 29 Des 2025, 18:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasar Rakyat Makin Praktis, Bulog Dorong Transaksi QRIS, Tak Perlu Ribet Cari Kembalian Doc: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Ket. Warga memindai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) saat berbelanja di Pasar Tradisional Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/11/2021).

JAKARTA – Di pasar rakyat, transaksi kini tak melulu soal receh dan uang kembalian. Para pedagang didorong mulai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) agar proses jual-beli pangan makin praktis dan cepat.

Cukup pindai, bayar, lalu beres—tanpa ribet mencari uang kembali. Meski begitu, transaksi tunai tetap ada, sehingga pasar rakyat bisa melangkah ke era digital tanpa kehilangan kehangatan khasnya.

Ditemui usai peninjauan harga pangan di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Senin (29/12), Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan penggunaan layanan QRIS dinilai lebih efektif dan efisien, terutama dalam menjaga harga jual Minyakita agar sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700 per liter.

"Kita mendorong ke teman-teman pedagang pengecer gunakan QRIS, itu lebih efektif dan lebih efisien (untuk transaksi jual beli)," kata Rizal.

Ia menekankan hal itu menyusul adanya temuan pelanggaran harga Minyakita saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur bersama Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman.

Selain itu, Rizal mengaku dirinya bersama Satgas Pangan dan Bapanas juga sempat menemukan adanya Minyakita yang dijual di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan Rp15.7000 per liter di Pasar Rawamangun Jakarta, pada Rabu (24/12).

Dari hasil peninjauan tersebut, pedagang yang berdalih menjual Minyakita dengan harga Rp16.000 per liter lantaran susah mencari uang kembali.

Atas hal tersebut, Rizal mendorong agar pedagang menggunakan pembayaran digital QRIS, dengan begitu pedagang tidak akan mengalami kesulitan dalam memberikan pengembalian uang tunai.

Ia mengingatkan pedagang agar tetap menjaga kelancaran dan kenyamanan transaksi, terutama ketika menghadapi keterbatasan uang kembali dalam nominal kecil, seperti Rp300.

Sebagai solusi, pedagang dapat memberikan kecap atau jenis pangan lainnya dengan nilai setara sebagai pengganti kembali sehingga keseimbangan transaksi tetap terjaga dan pembeli tidak dirugikan.

"Jadi, contohnya kalau memang terpaksa tidak ada kembaliannya, itu bisa dikasih bonusnya itu, kecap (sachet) yang harganya Rp300. Saos (sachet) yang harganya Rp300, itu boleh," ucap Rizal.

Dia menekankan hal itu agar penjualan Minyakita dan komoditas pangan strategis lainnya benar-benar sesuai HET yang telah ditetapkan pemerintah.

Selain persoalan harga, Rizal juga menegaskan penjualan Minyakita secara bundling tidak dibenarkan. Menurut dia, konsumen tidak boleh diwajibkan membeli produk lain sebagai syarat pembelian Minyakita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.