Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Telah Produksi 30 Ribu Kendaraan Berbahan Bakar Hidrogen

📅 Minggu, 28 Des 2025, 18:11 WIB | Oleh:
Tiongkok Telah Produksi 30 Ribu Kendaraan Berbahan Bakar Hidrogen Doc: Sinopec
Ket. Ilustrasi sarana pendukung pengoperasian kendaraan berbahan bakar hidrogen di Tiongkok.

JAKARTA - Tiongkok telah memproduksi total 30.000 unit kendaraan berbahan bakar hidrogen menurut Laporan Pengembangan Industrialisasi Kendaraan Sel Bahan Bakar Hidrogen Tiongkok pada 2025.

Sebagaimana dikutip dalam siaran CarNewsChina pada Minggu (28/12), Akademisi Yi Baolian dari Akademi Teknik Tiongkok menyampaikan bahwa lokalisasi komponen inti dalam produksi kendaraan hidrogen di Tiongkok pada 2025 telah melampaui 70 persen, mencerminkan peningkatan kapasitas manufaktur domestik dalam menghasilkan sel bahan bakar dan sistem terkait kendaraan hidrogen.

Namun, dia menyampaikan masih adanya tantangan dalam hal biaya, daya tahan material, dan infrastruktur pengisian bahan bakar hidrogen yang tidak merata.

Menurut data dari Asosiasi Produsen Otomotif Tiongkok dan analisis eksternal, produksi akumulatif kendaraan berbahan bakar hidrogen pada 2024 mencapai 5.548 unit dan angka penjualannya sebanyak 5.405 unit.

Data semester pertama tahun 2025 menunjukkan jumlah kendaraan hidrogen yang diproduksi dan dijual masing-masing sebanyak 1.364 unit dan 1.373 unit, turun sekitar 47 persen dibandingkan pada tahun sebelumnya.

Sedangkan jumlah total armada nasional berada di angka sekitar 30.000 kendaraan, di bawah target yang sebelumnya ditetapkan sebanyak 50.000 unit.

Laporan Pengembangan Industrialisasi Kendaraan Sel Bahan Bakar Hidrogen Tiongkok juga mencakup pelaksanaan program demonstrasi operasional.

Dalam program tersebut, lebih dari 200 kendaraan sel bahan bakar hidrogen dioperasikan di lebih dari 20 koridor angkutan barang utama yang didukung oleh lebih dari 40 stasiun pengisian bahan bakar hidrogen.

Sementara itu, kapasitas pasokan hidrogen nasional Tiongkok pada pertengahan tahun 2025 dilaporkan mencapai sekitar 327.000 kilogram per hari.

Biaya produksi sel bahan bakar hidrogen secara keseluruhan dilaporkan menurun dari 30,2 yuan (72 ribu rupiah) menjadi 27,7 yuan (66 ribu rupiah) per kilogram dari tahun ke tahun.

Sementara itu, harga rata-rata hidrogen di perkotaan dilaporkan sekitar 26,7 yuan atau sekira 63 ribu rupiah per kilogram. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.