Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Piala Afrika: Osimhen dan Mane Cetak Gol, Nigeria Lolos ke Fase Gugur, Senegal Ditahan Imbang

📅 Minggu, 28 Des 2025, 06:49 WIB | Oleh:
Piala Afrika: Osimhen dan Mane Cetak Gol, Nigeria Lolos ke Fase Gugur, Senegal Ditahan Imbang Doc: AFP
Ket. Pemain Nigeria melakukan selebrasi usai meraih kemenangan dalam laga Piala Afrika kontra Tunisia, Minggu (28/12) dini hari WIB.

RABAT, MAROKO - Dua penyerang bintang Afrika, Victor Osimhen dan Sadio Mane, sama-sama mencatatkan namanya di papan skor, Minggu (28/12) dini hari WIB. Nigeria memastikan tiket ke babak gugur Piala Afrika (AFCON) 2025 di Maroko, sementara Senegal semakin dekat menyusul meski hanya bermain imbang.

Osimhen membuka keunggulan Nigeria tepat sebelum turun minum saat Super Eagles menundukkan Tunisia 3-2 di Fes. Nigeria sempat unggul tiga gol sebelum harus bertahan dari kebangkitan Tunisia di menit-menit akhir.

Kemenangan tersebut memastikan Nigeria, juara AFCON tiga kali, menjadi tim kedua setelah Mesir, pemilik tujuh gelar, yang mengamankan tempat di babak 16 besar.

Di laga lain, Mane mencetak gol penyeimbang ketika Senegal bangkit dari ketertinggalan untuk bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo (DR Kongo) di Tangier. Hasil itu membuat kedua mantan juara Afrika tersebut tetap berada di jalur menuju fase gugur.

Osimhen tampil merepotkan pertahanan Tunisia sepanjang laga. Gol tersebut menjadi gol keduanya di AFCON edisi ini, sekaligus yang pertama sejak laga pembuka turnamen 2024. Nigeria tampil jauh lebih meyakinkan dibanding kemenangan tipis mereka atas Tanzania, meski kehilangan momentum di fase akhir pertandingan.

Tunisia hampir menyamakan kedudukan dua kali pada masa injury time. Kapten Wilfred Ndidi—yang mencetak gol pertamanya untuk tim nasional, serta Ademola Lookman turut menyumbang gol bagi Nigeria, sebelum Montassar Talbi dan Ali Abdi memperkecil ketertinggalan Tunisia dan membuat akhir laga menegangkan.

Nigeria kini mengoleksi enam poin di Grup C, disusul Tunisia dengan tiga poin, sementara Tanzania dan Uganda masing-masing satu poin menjelang laga terakhir pada Selasa.

Di pertandingan Grup C lainnya, Uganda harus puas bermain imbang 1-1 melawan tetangga mereka, Tanzania. Allan Okello gagal mengeksekusi penalti di menit-menit akhir. Uganda menyamakan kedudukan lewat gol telat Uche Ikpeazu di hadapan 10.540 penonton di Stadion Al Medina, Rabat.

Sebelumnya, Tanzania sempat berharap mengakhiri puasa kemenangan mereka di AFCON setelah Simon Msuva membawa unggul lewat titik putih. Tanzania tercatat belum pernah menang dalam 10 pertandingan AFCON sebelumnya yang tersebar di empat edisi turnamen.

Sementara itu di Tangier, DR Kongo unggul lebih dulu lewat Cedric Bakambu sesaat setelah satu jam pertandingan berjalan. Namun, penyerang Al Nassr, Sadio Mane, segera membalas dan memastikan Senegal tetap memimpin Grup D lewat keunggulan selisih gol dengan satu laga tersisa.

“Hasil ini sedikit mengecewakan. Kami seharusnya bisa mengunci pertandingan di babak pertama, tetapi gagal,” ujar pelatih Senegal, Pape Thiaw.

“Yang saya hargai adalah reaksi pemain setelah kebobolan. Ke depan, kami harus lebih cepat mengakhiri laga.”

Pelatih DR Kongo, Sebastien Desabre, menilai anak asuhnya tampil sesuai rencana.

“Kami memainkan laga yang kami butuhkan untuk bersaing dengan tim terbaik Afrika. Para pemain tetap solid dalam bertahan dan menyerang, dan saya puas dengan itu,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.