Serie A Italia: Atalanta Bangkit di Era Palladino, Tantang Inter di Tengah Jadwal Padat
📅 Sabtu, 27 Des 2025, 09:48 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
MILAN, ITALIA — Atalanta kembali menemukan performa terbaik. Menjelang laga krusial melawan pemuncak klasemen Serie A, Inter Milan, di Bergamo, Minggu (28/12) malam, La Dea datang dengan kepercayaan diri yang perlahan pulih di bawah komando pelatih baru Raffaele Palladino.
Pergantian pelatih yang dilakukan bulan lalu mulai menunjukkan hasil nyata. Sejak Palladino menggantikan Ivan Juric, Atalanta tampil lebih stabil dan efektif, baik di kompetisi domestik maupun Eropa. Penampilan solid melawan Eintracht Frankfurt dan Chelsea di Liga Champions menjadi penanda bahwa tim asal Bergamo itu kembali ke jalur yang benar.
Atalanta kini menempati posisi kelima klasemen Liga Champions, mengoleksi poin yang sama dengan dua raksasa Eropa, Paris Saint-Germain dan Manchester City. Momentum positif tersebut ikut mendongkrak posisi mereka di Serie A, setelah sempat tercecer dari persaingan papan atas.
Kemenangan dramatis atas Genoa pada pekan lalu menjadi titik balik penting. Gol penentu di penghujung laga membawa Atalanta kembali ke paruh atas klasemen dan memangkas jarak menjadi hanya tiga poin dari zona Eropa.
“Penampilan kami tidak sempurna, tetapi kemenangan adalah hal yang paling penting,” ujar Palladino usai laga tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Tiga poin ini sangat berarti untuk menjaga momentum dan membawa kami ke posisi yang lebih pantas di klasemen.”
Ujian Atalanta belum berhenti. Duel melawan Inter menjadi awal dari rangkaian tiga pertandingan berat melawan para pesaing langsung tiket Liga Champions. AS Roma yang berada di posisi keempat, unggul delapan poin dari Atalanta, akan menyusul bertandang ke Bergamo di pergantian tahun, sebelum La Dea melakoni laga tandang singkat ke markas Bologna, penghuni zona Conference League.
Di bawah Palladino, Atalanta telah meraih enam kemenangan dari delapan pertandingan di semua kompetisi. Catatan itu membuat mantan pelatih Monza tersebut mulai dipandang sebagai sosok yang lebih tepat untuk melanjutkan warisan Gian Piero Gasperini, sesuatu yang gagal diwujudkan oleh Juric.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, Atalanta harus menghadapi tantangan tambahan. Dua pemain kunci, Ademola Lookman dan Odilon Kossounou, dipastikan absen karena membela Nigeria dan Pantai Gading di Piala Afrika.
“Kami seperti mendaki gunung yang sebulan lalu terasa mustahil,” kata Palladino.
“Kami menikmati momen ini, tetapi juga sadar ada tiga laga besar yang harus dihadapi dengan mental yang tepat.”
Sementara itu, Inter datang ke Bergamo dengan status pemuncak klasemen, unggul satu poin atas AC Milan yang akan menjamu Verona. Napoli, sang juara bertahan, membuntuti di posisi ketiga dengan selisih satu poin, jelang lawatan sulit ke markas Cremonese milik Jamie Vardy.
Akan tetapi, Nerazzurri tidak berada dalam kondisi ideal. Mereka baru kembali dari Arab Saudi usai gagal meraih Piala Super Italia, turnamen yang dimenangkan Napoli, yang membuat jadwal Inter semakin padat. Situasi ini juga dialami Milan, Napoli, dan Bologna, yang semuanya masih menyimpan satu laga lebih sedikit dibanding Roma dan Juventus.
Dua pekan pertama Januari akan diwarnai laga tengah pekan bagi klub-klub peserta Piala Super, sebelum dilanjutkan dengan dua pekan penentuan fase liga Liga Champions dengan format baru yang lebih panjang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!