Panen Jagung Serentak, Jaktim Tingkatkan Ketahanan Pangan
📅 Rabu, 24 Des 2025, 05:05 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Timur
JAKARTA -- Pemerintah Kota Jakarta Timur memperingati Hari Ibu dengan melakukan panen jagung di 181 lokasi sebagai salah satu upaya meningkatkan ketahanan pangan di wilayah tersebut.
"Panen jagung serentak ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 tingkat Kota Jakarta Timur sekaligus mendukung program ketahanan pangan," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa.
Munjirin memimpin panen jagung serentak di lahan pertanian perkotaan (urban farming) Markas Yonif 201/Jaya Yudha, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo.
Kegiatan ini digelar secara hybrid dan berlangsung serentak di 181 lokasi se-Jakarta Timur.
Kegiatan panen jagung tersebut juga melibatkan kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di masing-masing wilayah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Munjirin menyebutkan, hasil panen ini dapat mendukung pemenuhan komoditas pangan, khususnya untuk kebutuhan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain itu, hasil panen juga dapat dipasarkan melalui kegiatan Pasar Tumbuh yang rutin digelar setiap Jumat pada akhir bulan di Kantor Wali Kota Jakarta Timur.
"Panen 'urban farming', baik dari sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga hasil olahannya, memiliki nilai ekonomi dan manfaat langsung bagi masyarakat," ujar Munjirin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Munjirin berharap lokasi pertanian perkotaan di Jakarta Timur dapat terus diperluas dengan memanfaatkan lahan-lahan kosong yang belum tergarap, termasuk melalui kerja sama dengan jajaran TNI.
epala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Taufik Yulianto menambahkan, panen serentak dilakukan di 181 lokasi dengan total luas lahan sekitar 2,19 hektare yang tersebar di 10 wilayah kecamatan.
"Untuk hasil panen terdiri dari 3,1 ton jagung pulut dan 4 ton jagung manis," kata Taufik.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan sarana produksi pertanian (saprodi) kepada penggiat Urban Farming Yonif 201/Jaya Yudha.
"Bantuan ini menjadi bentuk dukungan nyata keberlanjutan program ketahanan pangan di wilayah Jakarta Timur," ujar Taufik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!