Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kementerian Kebudayaan Perkuat Diplomasi Budaya Lewat Sastra dan Gastronomi

📅 Rabu, 24 Des 2025, 06:48 WIB | Oleh:
Kementerian Kebudayaan Perkuat Diplomasi Budaya Lewat Sastra dan Gastronomi Doc: antara foto
Ket. Kemenbud gelar wicara dari kata ke rasa sebagai upaya penguatan peran sastra dan gastronomi untuk diplomasi budaya.

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) melalui Direktorat Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan menyelenggarakan Gelar Wicara “Dari Kata ke Rasa” sebagai upaya dalam menegaskan peran sastra dan gastronomi sebagai medium strategis dalam memperkuat diplomasi budaya Indonesia.

Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah T.D Retnoastuti menyampaikan bahwa sastra dan gastronomi merupakan dua kekuatan unik dan memiliki keterkaitan dengan keseharian manusia.

“Kebudayaan Indonesia dari warisan tradisional hingga ekspresi kontemporer menjadi kekuatan identitas nasional dan soft power untuk menghadapi persaingan global. Tentunya kami adalah bagian dari diplomasi yang dijalankan oleh pemerintah yang dipimpin oleh Kementerian Luar Negeri. Jadi apabila Kementerian Luar Negeri adalah mesin, bisa dibilang kebudayaan adalah bahan bakarnya,” papar Dirjen Endah dalam keterangan pers yang diterima, Rabu.

Dalam refleksinya mengenai arah kebijakan kebudayaan nasional, Dirjen Endah juga menyebutkan bahwa satu tahun Kementerian Kebudayaan memberikan pandangan kolektif khususnya mengenai kebijakan terkait diplomasi kebudayaan.

Tantangannya adalah keterpaduan arah prioritas dan diplomasi budaya. Dirjen Endah juga menekankan pentingnya keterkaitan antara kemajuan kebudayaan dan kesejahteraan komunitas budaya.

“Pada akhirnya, kemajuan kebudayaan yang dimaksud juga harus berdampak pada ekonomi kreatif dan kesejahteraan komunitas budaya, sehingga budaya bisa menjadi "mesin" penggerak untuk bangsa," tuturnya.

Endah berharap gelar wicara ini dapat melahirkan strategi sinergi dan kolaborasi untuk memperkuat diplomasi budaya agar berdampak melalui sastra dan gastronomi.

Staf Ahli Menteri Luar Negeri Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Manusia Kamapradipta Isnomo juga mengatakan bahwa sastra dan gastronomi penting untuk promosi kebudayaan Indonesia. Dua hal tersebut juga merupakan spirit dari identitas budaya suatu bangsa.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Sastra dan gastronomi penting untuk mengetahui suatu peradaban, karena sastra adalah cermin dari aspek sejarah, aspek karakter, dan aspek sosiolog. Kemudian gastronomi juga merupakan cermin dari temperamen dan emosi dari suatu bangsa," katanya.

Indonesia mempunyai banyak sastra lama yang terbenam di dalam manuskrip kuno seperti Serat Centhini, dengan banyak kisah tentang Susada.

Diantaranya juga ada naskah kuno tentang perjuangan Perang Diponegoro yang tahun ini bertepatan 200 tahun peringatan Perang Diponegoro.

Kepala Perpusnas, Prof. E. Aminudin Aziz, menyampaikan pihaknya akan menggubah naskah kuno menjadi komik 25 seri bekerja sama dengan kreator dari ITB dan masyarakat perkomikan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata dari upaya Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya sebagai instrumen diplomasi yang memperkuat identitas bangsa dan memperluas pengaruh budaya Indonesia di tingkat global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
Ekonomi
Rupiah Hari Ini Melemah, Pa...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.