Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jumlah Penduduk IKN Tercatat 147.427 Jiwa

📅 Rabu, 24 Des 2025, 08:30 WIB | Oleh:
Jumlah Penduduk IKN Tercatat 147.427 Jiwa Doc: antara foto
Ket. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono menyangkut pendataan penduduk IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, Rabu (24/12).

PENAJAM PASER UTARA - Sekitar 856 petugas pendataan penduduk Ibu Kota Nusantara (IKN) 2025 mencatat jumlah penduduk IKN yang dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), berjumlah 147.427 jiwa

"Pendataan penduduk yang telah dilakukan diperoleh gambaran utuh kondisi kependudukan IKN," ujar Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono ketika ditanya menyangkut pendataan penduduk IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, Rabu (24/12).

"Data yang diperoleh, jumlah penduduk IKN tercatat sebanyak 147.427 jiwa dengan 43.293 rumah tangga," tambahnya.

Persebaran penduduk IKN menunjukkan kepadatan tertinggi berada di beberapa desa, yaitu Desa Samboja Kuala, Muara Jawa Ulu, Muara Jawa Pesisir, Kabupaten Kutai Kartanegara dan Desa Telemow, Kabupaten Penajam Paser Utara.

"Pendataan penduduk itu fondasi penting dalam pembangunan IKN sesuai perencanaan berbasis data," katanya.

Sisi struktur demografi menggambarkan penduduk IKN didominasi usia produktif (15-64 tahun), rasio ketergantungan sebesar 47,25, yang berarti setiap 100 penduduk usia produktif menanggung sekitar 47 penduduk usia nonproduktif.

Komposisi penduduk menunjukkan bahwa hampir setengah dari penduduk IKN adalah generasi Z dan milenial, yang mencerminkan potensi bonus demografi dalam pembangunan IKN ke depan.

Kolaborasi antara Badan Pusat Statistik (BPS) dan Otorita IKN dalam melakukan pendataan penduduk menunjukkan komitmen bersama untuk membangun data dasar bagi pembangunan IKN.

"Jadi data kependudukan bukan survei, tetapi pencatatan penduduk menyeluruh dan semua penduduk dicatat, data itu menjadi salah satu data dasar dalam pembangunan IKN,” jelasnya.

Otorita IKN memastikan seluruh proses pembangunan IKN dilandaskan pada data yang valid, guna mewujudkan IKN sebagai kota masa depan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

Kegiatan pendataan penduduk di lapangan dilakukan 1 Juli-15 Agustus 2025, kemudian pengolahan, tabulasi dan evaluasi data pada Juli-November 2025, dan hasil pendataan disampaikan pada Desember 2025, demikian Basuki Hadimuljono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

35 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.