Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wartawan Hendaknya Menyampaikan Berita yang Membawa Kedamaian 

📅 Selasa, 23 Des 2025, 09:02 WIB | Oleh:
Wartawan Hendaknya Menyampaikan Berita yang Membawa Kedamaian  Doc: pwi jaya/joko dolok

JAKARTA - Di tengah maraknya berita-berita hoaks yang disampaikan secara tidak bertanggungjawab, wartawan hendaknya menyampaikan fakta kebenaran yang membawa kedamaian. 

"Tirulah para gembala yang menyaksikan kelahiran bayi Yesus. Mereka mengabarkan fakta yang jauh dari prasangka, praduga, jauh dari narsisme dan tidak ada agenda tersembunyi. Para gembala adalah pembawa kabar sukacita, dan kabar sukacita itu diwartakan secara objektif dan bermanfaat bagi banyak orang serta misinya adalah damai sejahtera," kata Romo RD Marthen Djenarut,  dalam khotbah yang disampaikannya dalam acara Natal Bersama PWI Jaya, di Sekretariat PWI Jaya, Jl. Suryopranoto Jakarta, Senin (22/12/2025). 

Menurut Romo Djenarut, PWI sebagai satu komunitas kelompok profesi wartawan,  dikumpulkan hari ini untuk merayakan Natal, lebih karena satu ikatan profesi wartawan.  

Tema Natal PWI Jaya tahun 2025 ini adalah "Cahaya Natal Untuk Pers:  Etika, Empati Dan integritas". Tema ini, menurut Romo Djenarut, ingin mengajak wartawan atau insan pers,  dalam menjalankan tugas dan perannya, tampil sebagai sebuah cahaya yang berpijak ketaatan, kesetiaan, dan prinsip etika moral dan spiritualitas. 

"Perayaan Natal hari ini terinspirasi pada semangat dan komitmen para gembala,  dalam melihat dan mewartakan tentang sesuatu yang baik dan benar dalam diri Yesus, dengan harapan semakin banyak orang tahu tentang ajaran Yesus Semakin lebih baik kualitas kehidupan dunia dan manusia," paparnya. 

Ketua PWI Jaya, Kesit B. Handoyo dalam sambutannya mengatakan, perayaan Natal bersama di PWI Jaya tahun ini merupakan yang pertama kali diadakan. Acara ini terselenggara berkat inisiatif Pengurus SIWO PWI Jaya. 

"Jadi selama duabelas tahun saya di sini, baru kali inilah Perayaan Natal bersama diadakan. Kami di PWI Jaya memang menghormati toleransi. Kami tidak membedakan suku atau agama apapun. Semoga kebersamaan ini selalu terjaga," kata Kesit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.