Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menko Airlangga: Presiden Prabowo-Trump Segera Teken Kesepakatan Tarif

📅 Selasa, 23 Des 2025, 11:32 WIB | Oleh:
Menko Airlangga: Presiden Prabowo-Trump Segera Teken Kesepakatan Tarif Doc: Youtube

JAKARTA - Indonesia dan Amerika Serikat (AS) akhirnya menyelesaikan perundingan Kesepakatan Tarif Resiprokal. Dokumen Agreement on Reciprocal Tariff (ART) akan segera ditandatangani oleh pemimpin kedua negara akhir Januari 2026.

"Dokumen ART sudah disepakati, selanjutnya adalah legal drafting dan proses teknis. Sebelum akhir Januari 2026, disiapkan dokumen untu ditandatangani secara resmi oleh Presiden Prabowo dan Presiden Trump," kata Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam keterangan pers dari AS, Selasa (23/12) waktu Indonesia, didampingi Dubes RI untuk AS, Dwisuryo Indroyono Soesilo.

Kesepakatan tercapai setelah sebelumnya tersiar kabar AS akan membatalkan kesepakatan tarif dengan Indonesia. Tim negosiasi Indonesia yang dipimpin Airlangga kemudian terbang ke AS untuk kembali membahas kesepakatan tersebut.

Negosiasi dilakukan dengan Duta Besar Perwakilan Perdagangan AS, Jameson Greer di Washington DC. "Saat ini, pihak Gedung Putih sedang mengatur jadwal pertemuan antara Presiden Trump dan Presiden Prabowo," ucap Menko Airlangga.

Dengan demikian, tidak ada lagi hambatan dalam kesepakatan tarif resiprokal antara Indonesia dan AS. Seluruh isu substansial baik yang utama maupun teknis, tegas Airlangga, sudah diselesaikan.

Adapun poin penting dari kesepakatan tarif resiprokal adalah, AS menurunkan tarif dari 32 persen menjadi 19 persen terhadap Indonesia. Pengecualian berupa tarif hingga nol persen diberikan untuk komoditas tertentu seperti minyak sawit, teh, kopi dan kakao.

"Kesepakatan ini penting utamanya bagi sektor industri padat karya, karena sektor ini menyerap banyak tenaga kerja. Yang dikedepankan dalam kesepakatan ini adalah menjaga kepentingan bersama," ujar Airlangga.

Di sisi lain, Indonesia berkomitmen membukaakses pasar bagi AS. Indonesia membebaskan bea masuk bagihampir seluruh produk AS dan menghilangkan hambatan nontarif.

Untuk itu, sebelum berangkat ke AS kemarin, Menko Airlangga membentuk Satgas Debottlenecking. Satgas ini dibentuk untuk mengatasi berbagai hambatan, khususnya perizinan, untuk mendorong masuknya investasi.

Airlangga mengatakan, tidak ada kebijakan Indonesia yang dibatasi dengan tercapainya kesepakatan tarif dengan AS. "Harapannya, kesepakatan ini dapat memperkuat perdagangan Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," kata Menko Airlangga menutup pernyataannya. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.