Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Direktur Persija Yakin Larangan Suporter Tandang Segera Dicabut: “Pelan-Pelan Pasti Bisa”

📅 Jumat, 12 Sep 2025, 01:30 WIB | Oleh:
Direktur Persija Yakin Larangan Suporter Tandang Segera Dicabut: “Pelan-Pelan Pasti Bisa” Doc: ANTARA/RAUF ADIPATI
Ket. Direktur Persija, Mohamad Prapanca (kanan), menjawab pertanyaan pewarta pada acara Ngopi bareng Persija di Persija Cafe, Jakarta, Kamis (11/9).

JAKARTA - Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, optimistis larangan suporter tandang di Liga Indonesia bisa dicabut oleh PSSI dan operator BRI Super League, PT I.League secara bertahap. Ia meminta Jakmania terus membuktikan diri sebagai suporter damai agar kepercayaan federasi dan operator liga kembali pulih.

Namun ia mengingatkan bahwa hal itu membutuhkan waktu sebab masih ada beberapa catatan buruk saat para suporter tim tamu diizinkan mendampingi tim kesayangannya pada pertandingan-pertandingan Liga Indonesia yang sudah dimainkan.

“Idealnya selalu ada penonton tim tamu, mau di mana pun di dunia, tapi karena kita Indonesia nih, Liga Indonesia, berkali-kali setiap datang penonton tim tamu itu pasti ada keributan,” kata Prapanca pada acara Ngopi bareng Persija di Persija Cafe, Jakarta, Kamis.

“Nah pesan saya sama teman-teman Jakmania, kalau andaikan menonton pertandingan tandang, tunjukkan bahwa kita suporter yang damai, ingin menikmati sepak bola, jadi biar kecintaan mereka satu, dan kita (suporter Persija) juga memberikan kontribusi (pembelian tiket) ke tuan rumah,” kata dia melanjutkan.

Persija telah dua kali melakukan pertandingan tandang pada BRI Super League 2025/2026, yakni melawan Persis Solo (16/8) dan Dewa United. Untuk pertandingan melawan Dewa, laga itu dimainkan tanpa penonton, namun pada pertandingan melawan Persis, terdapat ratusan penggemar Persija yang menyaksikan pertandingan itu secara langsung di Stadion Manahan, Surakarta.

Atas apa yang dinilai sebagai pelanggaran itu, Persija dijatuhi denda Rp 25juta oleh Komite Disiplin PSSI.

Pada Musim ini operator liga yakni I.League masih memberlakukan larangan suporter untuk mendampingi tim kesayangannya pada laga-laga tandang. Larangan kehadiran suporter tim tamu sudah diberlakukan sejak pecahnya tragedi Kanjuruhan pada 2022.

Namun berkali-kali pula peraturan itu dilanggar oleh kelompok-kelompok suporter, yang berakibat baik tim tuan rumah maupun tim tamu dijatuhi denda.

Prapanca menilai kelompok suporter Persija yakni Jakmania telah melakukan banyak upaya untuk menampilkan diri sebagai suporter yang baik, baik pada pertandingan kandang maupun tandang.

“Jakmania membuktikan untuk tidak melakukan keributan, perkelahian atau perusakan.
dan ini karena edukasi yang harus berjalan, memang tidak secepat itu, tapi pelan-pelan,” ujar Prapanca.

“Tapi selama kita bisa buktikan, saya yakin pelan-pelan mudah-mudahan dari pihak federasi bisa mulai mengizinkan, mungkin cuma misalkan 500 (tiket penonton tandang) dulu, 1.000 (tiket tandang) tapi kan ya kita harus buktikan dulu, biar nanti dari federasi bisa oh oke nih,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.