Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BP Taskin Dorong Ekonomi Sirkular Berpihak pada Kesejahteraan Pemulung

📅 Selasa, 23 Des 2025, 17:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
BP Taskin Dorong Ekonomi Sirkular Berpihak pada Kesejahteraan Pemulung Doc: Antara
Ket. Deputi Bidang Percepatan Pemberdayaan Kapasitas dan Penyediaan Akses BP Taskin Novrizal Tahar (kiri) dan Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular KLH/BPLH Agus Rusli (tengah) dalam acara diskusi di Antara Heritage Center, Jakarta, Selasa (23/12).

Jakarta - Badan Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (BP Taskin) menyoroti perkembangan ekonomi sirkular di Indonesia juga harus meningkatkan kesejahteraan pekerja informal yang menjadi tulang punggung ekosistem tersebut, termasuk pemulung.

Dalam acara diskusi AHConnect di Antara Heritage Center, Jakarta, Selasa (23/12), Deputi Bidang Percepatan Pemberdayaan Kapasitas dan Penyediaan Akses, BP Taskin, Novrizal Tahar menyebut bahwa data dari ikatan pemulung memperkirakan terdapat sekitar 4 juta orang yang bekerja di sektor informal pengelolaan sampah, baik sebagai pemulung, pelapak dan seterusnya.

"Tapi ada statement juga dari mereka, itu yang terdata, yang memiliki identitas. Jadi, mungkin real-nya bisa sampai 10 juta sebenarnya. Karena ada yang tidak punya identitas," ujarnya.

Ketiadaan identitas bagi para pekerja sektor informal itu mengakibatkan para pemulung dan pelapak itu belum masuk dalam pendataan dengan nama dan alamat yang jelas untuk bantuan dari pemerintah dari berbagai kementerian/lembaga.

Untuk itu, dia meminta para produsen yang bergerak dalam ekosistem ekonomi sirkular dan sebagai bagian dari tanggung jawab produsen yang diperluas (Extended Producer Responsibility/EPR) untuk membantu meningkatkan kesejahteraan mereka, termasuk mendukung pendataan agar mereka mendapatkan dokumen identitas yang diperlukan.

"Jadi, yang pertama itu yang kita bangun, juga bukan hanya mereka sebagai alat produksi sirkular ekonomi, tapi kita ingin membangun beyond dari itu. Menjadikan mereka juga manusia Indonesia yang seutuhnya, yang punya hak politik, punya kehidupan yang layak, punya hak mendapatkan bantuan dan sebagainya," kata Novrizal.

EPR berprinsip bahwa produsen bertanggung jawab hingga masa akhir pakai dari kemasan produk yang mereka keluarkan, termasuk untuk mengelola limbahnya.

Langkah itu diperlukan sebagai bagian dari upaya mengurangi timbulan sampah nasional, terutama sampah plastik dan mewujudkan ekonomi sirkular.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.