Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Lumajang Diminta Waspadai Potensi Hanyut Jutaan Kubik Material Semeru dalam Hujan Cuaca Ekstrem

📅 Senin, 22 Des 2025, 15:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Lumajang Diminta Waspadai Potensi Hanyut Jutaan Kubik Material Semeru dalam Hujan Cuaca Ekstrem Doc: Istimewa
Ket. Masyarakat di sekitar bantaran sungai harus waspada terhadap banjir lahar dingin Semeru.

LUMAJANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mengimbau warga dan penambang pasir untuk mewaspadai jutaan kubik material Gunung Semeru yang turun sewaktu-waktu saat terjadi erupsi dan hujan deras.

"Ada jutaan meter kubik material vulkanik Semeru yang menjadi potensi bahaya bagi warga, sehingga kami mengimbau masyarakat dan penambang mematuhi arahan dari petugas," kata Kepala Pelaksana BPBD Lumajang Isnugroho saat dikonfirmasi per telepon di kabupaten setempat, Senin.

Gunung Semeru memiliki letusan tipe vulkanian dan strombolian dengan karakteristik letusan eksplosif yang terjadi beberapa kali dalam satu jam. Letusan biasanya terjadi dari kawah Jonggring Seloko, yang terletak di sisi tenggara puncak Mahameru.

"Kami terus memantau aktivitas Gunung Semeru melalui koordinasi dengan petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro," tuturnya.

Setiap malam, lanjut dia, terlihat lava pijar menyala turun dari puncak Semeru (Mahameru) dan kondisi tersebut menandakan bahwa tekanan di bawah magma sudah dangkal.

"Status Gunung Semeru masih pada tahap level III atau Siaga, sehingga saya mengimbau masyarakat dan juga penambang pasir untuk mematuhi rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)," katanya.

Masyarakat dan penambang tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

"Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," katanya.

Ia juga meminta masyarakat mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Ia menjelaskan, BMKG juga merilis cuaca ekstrem di Jawa Timur sejak 21 Desember hingga 31 Desember 2025 di beberapa kabupaten/kota, termasuk di Kabupaten Lumajang, sehingga masyarakat di sekitar bantaran sungai harus waspada terhadap banjir lahar dingin Semeru.

"Potensi cuaca ekstrem itu dampak aktifnya monsun Asia serta adanya bibit siklon tropis 93S di sekitar Samudera Hindia sebelah selatan Jabar yang berdampak juga di Jatim," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.