Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kegiatan Bersih-bersih Gunung Rinjani

📅 Minggu, 21 Des 2025, 15:30 WIB | Oleh:
Kegiatan Bersih-bersih Gunung Rinjani Doc: ANTARA/Akhyar Rosidi
Ket. Tenda wisatawan atau pendaki di kawasan Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat di Mataram, Minggu (21/12).

MATARAM -- Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menurun puluhan petugas untuk membersihkan kawasan Gunung Rinjani Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) guna tetap menjaga kelestarian alam di daerah setempat.

"Mari bekerja sama, semoga dengan kegiatan ini menjadikan Taman Nasional Gunung Rinjani tetap lestari," kata Kepala Seksi Pengelolaan Wilayah II Taman Nasional (SPTN) 2 Balai TNGR Ma’ruf Hadi di Mataram, Minggu.

Kegiatan "Program Meriri" atau perbaikan yang berlangsung hingga 23 Desember 2025 ini bukan sekadar pendakian biasa, melainkan aksi kolektif dalam menjaga wajah Taman Nasional Gunung Rinjani.

Peserta berjumlah 50 orang dan dibagi menjadi 2 tim 13 peserta melalui jalur Senaru dan 37 peserta melalui jalur Sembalun dengan tim pendamping 4 orang Sembalun dan 2 orang Senaru.

"Gunung Rinjani bukan hanya destinasi wisata impian para pendaki melainkan merupakan rumah bagi keanekaragaman hayati, sumber kehidupan yang sangat penting khususnya bagi masyarakat pulau lombok," katanya.

Ia mengatakan, keindahan Gunung Rinjani telah diakui dunia sebagai salah satu global geopark unesco, namun pengakuan popularitas itu membawa tantangan tersendiri yaitu meningkatnya jumlah pendaki berbanding lurus dengan potensi peningkatan sampah terutama di jalur pendakian.

Oleh karena itu, pihaknya melakukan berbagai program edukasi kepada masyarakat maupun para pecinta alam seperti program yang telah dilakukan di antaranya Go Rinjani Zero Waste Trekking yang sudah digagas pada tahun 2025.

"Program itu untuk mengatasi masalah sampah,namun upaya upaya kolektif yang melibatkan para mitra dan stakeholder seperti kegiatan Rinjani Meriri tetap sangat diperlukan," katanya.

Ia mengatakan, melalui Rinjani Meriri, pihaknya tidak hanya memungut sampah, tetapi juga mengedukasi etika wisata alam. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting menjelang penutupan jalur pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani.

"Kegiatan ini sebagai pengingat bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab kolektif," katanya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat maupun para pendaki agar tetap menjaga kebersihan lingkungan di kawasan Gunung Rinjani untuk keselamatan semua pihak.

"Menjaga alam merupakan tugas bersama untuk kemajuan dan kesehatan lingkungan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.