Gubernur Khofifah Optimistis Logistik Warga Jatim Terpenuhi di Penghujung Tahun
📅 Minggu, 21 Des 2025, 10:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Pemprov Jatim
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa optimistis kebutuhan logistik warga terpenuhi di penghujung tahun 2025 melalui pasar murah bersubsidi yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Bojonegoro menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
“Di penghujung akhir 2025, ini pasar murah yang ke-300. Kita berharap bahwa penjangkauan terhadap pemenuhan kebutuhan logistik masyarakat bisa makin didekatkan. Saya selalu berpesan pasar murah tidak berdekatan dengan pasar tradisional,” kata Gubernur Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Minggu.
Pemprov Jatim menggelar Pasar Murah Ke-300 di halaman Balai Desa Kapas Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Khofifah didampingi Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah dan jajaran kepala perangkat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, mengunjungi pasar murah itu.
Menurut Khofifah, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga sejumlah kebutuhan pokok kerap mengalami kenaikan sehingga pasar murah dinilai efektif menekan lonjakan karena menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau.
“Alhamdulillah masyarakat selalu antusias hadir dan memanfaatkan kesempatan menyambut pasar murah,” tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Khofifah menjelaskan harga komoditas di pasar murah disubsidi Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai bagian dari intervensi pemerintah untuk stabilisasi harga dan pengendalian inflasi, yang bersifat melengkapi program masing-masing kabupaten/kota.
“Ini bagian dari intervensi pemerintah untuk melakukan stabilisasi harga juga mengendalikan inflasi. Sifatnya komplementaritas dengan apa yang dilakukan masing-masing kabupaten/kota,” ujarnya.
Ia menambahkan menjelang Nataru yang berlanjut Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, dinamika harga pangan berpotensi meningkat sehingga pasar murah menjadi langkah antisipasi untuk menjaga daya beli masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun komoditas yang disediakan antara lain beras premium Rp14.000 per kilogram atau Rp70.000 per sak (5 kg) sebanyak satu ton, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) 10 ton dengan harga Rp11.000 per kilogram, gula pasir Rp14.000 per kilogram, Minyakita Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp22.000 per pak, serta bawang, tepung terigu dan daging ayam ras dengan stok mencukupi.
Sementara itu, Sumiasih, warga Desa Kapas, mengaku senang pasar murah digelar di desanya karena membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga dengan harga terjangkau.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!