Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sumbar Dikebut Pulih, Kementerian PU Gaspol Benahi Infrastruktur SDA

📅 Jumat, 19 Des 2025, 19:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sumbar Dikebut Pulih, Kementerian PU Gaspol Benahi Infrastruktur SDA Doc: ANTARA/HO-Kementerian PU
Ket. Kemen PU mempercepat pemulihan infrastruktur SDA pasca bencana longsor di Daerah Irigasi (DI) Batang Anai, Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatera Barat. 

JAKARTA – Pemulihan infrastruktur sumber daya air (SDA) di Sumatera Barat menjadi krusial untuk menjamin ketahanan terhadap bencana hidrometeorologi sekaligus menopang aktivitas ekonomi daerah.

Kerusakan jaringan irigasi, bendungan, dan pengendali banjir berpotensi mengganggu sektor pertanian, permukiman, serta konektivitas wilayah.

Karena itu, percepatan rehabilitasi infrastruktur SDA tidak hanya bersifat respons darurat, tetapi juga investasi strategis untuk memperkuat ketahanan wilayah dan keberlanjutan pembangunan jangka panjang.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan percepatan pemulihan infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) pascabencana longsor di Daerah Irigasi (DI) Batang Anai, Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan Kementerian PU berkomitmen menjaga keberlanjutan layanan irigasi, terutama di daerah sentra produksi pangan. Pemulihan fungsi irigasi menjadi prioritas karena menyangkut ketahanan pangan dan penghidupan petani.

“Irigasi adalah tulang punggung pertanian. Begitu terjadi gangguan, harus segera cepat ditangani agar saluran kembali berfungsi,” kata Dody dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Langkah itu, menurut dia, dilakukan untuk memastikan suplai air irigasi kembali optimal guna mendukung aktivitas pertanian masyarakat, khususnya pada masa tanam yang sedang berlangsung.

Daerah Irigasi Batang Anai merupakan salah satu saluran irigasi strategis yang bersumber dari Bendung Batang Anai di Sungai Anai.

Sistem irigasi itu melayani DI Batang Anai 1 dan DI Anai 2 dengan luas layanan mencapai 13.604 hektare lahan pertanian. Infrastruktur tersebut dibangun secara bertahap sejak tahun 1993 dan menjadi penopang utama pertanian di wilayah Padang Pariaman.

Bencana longsor terjadi pada 28 November 2025 menyebabkan material longsor menutup badan jalan sekaligus saluran irigasi sehingga aliran air ke sawah terhenti.

Sejak hari pertama menerima laporan, menurut dia, Kementerian PU langsung menerjunkan empat unit ekskavator dan delapan dump truck untuk melakukan pengerukan dan pembersihan material longsor.

Proses penanganan menghadapi tantangan cuaca karena hujan yang terus menerus dan sempat terjadi longsor susulan. Meski demikian, petugas tetap siaga di lapangan untuk memastikan saluran irigasi dapat segera difungsikan kembali.

Saluran DI Batang Anai bersumber dari Bendung Batang Anai yang bersumber dari Sungai Anai dengan debit sungai sebesar 33,37 m³/detik.

Sementara itu, debit pengambilan pada bendung untuk saluran irigasi mencapai 7,2 meter kubik per detik. Pemulihan aliran itu sangat krusial agar distribusi air ke lahan pertanian dapat kembali berjalan sesuai kebutuhan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

23 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.