Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Masih Tertekan, 19 Desember 2025

📅 Jumat, 19 Des 2025, 09:10 WIB | Oleh:
Rupiah Masih Tertekan, 19 Desember 2025 Doc: istimewa

JAKARTA – Rupiah diperkirakan masih melanjutkan pelemahannya dalam perdagangan akhir pekan ini. Spe­kulasi tersebut mencuat menyusul ketidakpastian pereko­nomian Amerika Serikat (AS) meningkat akibat sinyal yang beragam dari data pasar tenaga kerja serta kekhawatiran terhadap likuiditas pasar pasca operasi pembelian aset Federal Reserve (The Fed).

Analis mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi me­lihat investor kini menantikan rilis data inflasi AS atau con­sumer price index (CPI) sebagai petunjuk arah kebijakan, dengan proyeksi inflasi utama sedikit naik dan inflasi inti tetap di kisaran 3 persen. Selain suku bunga, kombinasi di­namika pasar tenaga kerja dan inflasi menjadi pertimbang­an utama The Fed, sementara risiko stagflasi mulai mem­bayangi prospek ekonomi AS.

Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah ter­hadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antar­bank, Jumat (19/12), bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah di kisaran 16.720 - 16.750 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada penutupan per­dagangan di Jakarta, Kamis (18/12), bergerak melemah 29 poin atau 0,17 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.723 rupiah per dollar AS.

Ibrahim menilai pelemahan kurs rupiah dipengaruhi ketidakpastian mengenai perekonomian AS yang mening­kat pada pekan ini. “(Hal ini) terutama karena data resmi pemerintah memberikan sinyal yang beragam mengenai pasar tenaga kerja. Operasi pembelian aset Federal Re­serve juga memicu beberapa keraguan atas likuiditas pasar di negara tersebut,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Ja­karta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.