Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Tak Kunjung Surut, Kampung Sukamaju Padarincang Terendam Selama Tiga Hari

📅 Jumat, 19 Des 2025, 15:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Tak Kunjung Surut, Kampung Sukamaju Padarincang Terendam Selama Tiga Hari Doc: Antara Foto
Ket. Warga berdiri ditengah banjir yang berlokasi di Kampung Sukamaju, Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (19/12/2025)

Banjir yang berlangsung selama tiga hari merendam Kampung Sukamaju, Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten, sehingga melumpuhkan aktivitas warga setempat.  

Salah satu warga, Jubaedin, di Serang, Jumat, mengatakan banjir kali ini berbeda dari biasanya karena genangan air bertahan cukup lama sejak Rabu (17/12) dan belum menunjukkan tanda-tanda surut. 

"Sekarang sudah beberapa hari tidak surut-surut. Biasanya kalau banjir pagi, sorenya sudah surut, tapi ini tidak," katanya. 

Berdasarkan pantauan di lokasi, ketinggian air bervariasi mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai satu meter. Banjir tersebut diduga terjadi akibat luapan Sungai Cikalumpang yang berada tidak jauh dari pemukiman warga. 

Jubaedin menjelaskan kondisi tersebut diperparah dengan adanya kejadian tanah longsor di bagian hulu sungai, sehingga debit air yang mengalir ke hilir meningkat signifikan.

"Airnya dari luapan Cikalumpang. Kebetulan di sana ada longsor, jadi tampungan nya lari ke sini semua," ujarnya.

Akibat banjir tersebut, ratusan warga yang berasal dari tiga Rukun Tetangga (RT) terpaksa mengungsi ke gedung Sekolah Dasar (SD) setempat, meskipun sebagian warga lainnya memilih untuk tetap bertahan di rumah masing-masing.

Selain menghambat mobilitas dan aktivitas harian, banjir juga berdampak pada sektor pertanian warga. Sejumlah lahan persawahan dilaporkan terendam air sehingga terancam tidak dapat digarap.

"Padi saya juga terendam sekarang, jadi tidak bisa digarap," katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang pada Jumat dini hari, terdapat enam kecamatan yang terdampak banjir meliputi Kecamatan Padarincang, Gunungsari, Cinangka, Ciomas, Ciruas, dan Kramatwatu.

BPBD Kabupaten Serang juga mengimbau masyarakat yang berada di wilayah rawan banjir agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat intensitas hujan masih tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

48 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.