Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ada Ledakan di Toko Plastik Pasar Induk Kramat Jati saat Kebakaran

📅 Selasa, 16 Des 2025, 04:56 WIB | Oleh:
Ada Ledakan di Toko Plastik Pasar Induk Kramat Jati saat Kebakaran Doc: ist
Ket. Sumber kebakaran masih diselidiki

JAKARTA – Seorang saksi mengemukakan bahwa sebelum terjadi kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, ada bunyi ledakan di toko plastik. “Mungkin ada korsleting di toko plastik tersebut,” tutur seorang saksi Ridwan, Senin (15/12). "Itu awalnya di toko plastik saya dengar ledakan. Mobil saya lagi parkir bongkar muat. Saya lagi duduk-duduk di warung," kata Ridwan yang merupakan seorang sopir truk.

Ridwan menyebut, banyaknya bahan material yang mudah terbakar membuat api cepat membesar dan merambat ke beberapa toko lainnya. Para pedagang terlihat panik dan langsung menyelamatkan beberapa barang dagangannya. "Cepat banget merembet apinya, hanya hitungan menit, karena angin juga. Terus banyak kayu dan plastik," ujar Ridwan.

Sebelumnya, Kepala Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Abdul Wahid menerima laporan kebakaran pukul 07.24 WIB. Petugas pemadam tiba di lokasi pukul 07.28 WIB. Dalam penanganan awal, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan sebanyak 16 unit mobil pemadam kebakaran dengan dukungan 80 personel.

Berdasarkan pantauan, asap hitam tebal membubung tinggi dari kawasan pasar. Kobaran api terlihat melahap bangunan los semi permanen, tepatnya di los buah. Material kayu yang menumpuk di depan los diduga membuat api cepat merambat dan sulit dikendalikan. Sejumlah pedagang terlihat berlarian menjauh dari lokasi sesaat setelah suara ledakan terdengar.

Pemprov Jakarta akan membentuk tim investigasi bersama dinas terkait guna menyelidiki penyebab kebakaran. Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengatakan Gubernur Jakarta Pramon Anung telah menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk segera mengoordinasikan upaya penanganan darurat.

Proses pemadaman diprioritaskan dengan strategi pencegahan penyebaran api ke area pasar lainnya, mengingat kawasan ini merupakan pusat distribusi pangan yang vital bagi masyarakat Jakarta.Kebakaran menghanguskan 350 kios Pasar Induk Kramat Jati, Jalan Raya Bogor, Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. "Total ada sekitar 350 kios terbakar," kata Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan.

Agus menyebut, kebanyakan kios yang terbakar berada di kawasan Los Buah Blok C2.  Namun, kesigapan petugas pemadam kebakaran dan sistem pengamanan internal pasar, api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari satu jam.

Chico Hakim menambahkan Pemprov Jakarta akan memberikan bantuan untuk korban kebakaran Pasar Induk Kramat Jati. “Bantuan sementara seperti relokasi pedagang. Sedangkan distribusi logistik darurat akan dikoordinasikan dengan PD Pasar Jaya dan kelurahan setempat,” jelas Chico.

Untuk itu, dia mengimbau kepada seluruh pedagang, warga, dan keluarga yang terdampak kejadian tersebut agar tetap tenang, mematuhi imbauan petugas, dan menghindari area kejadian demi keselamatan bersama. Chico menjelaskan untuk mendukung pemulihan, Pemerintah Jakarta pun segera membentuk tim investigasi bersama dinas terkait guna menyelidiki penyebab kebakaran.

Penampungan

Sementara itu, karena menjelang Natal, maka untuk melanjutkan transaksi jual beli dan tidak mengganggu kepentingan pembeli maupun pedagang, Perumda Pasar Jaya menyiapkan tempat penampungan darurat bagi pedagang.

"Kami sedang berkoordinasi untuk menyiapkan tempat penampungan pedagang agar bisa tetap berjualan," kata Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan. Tempat penampungan tersebut ditargetkan sudah bisa digunakan dalam waktu tiga hari ke depan agar aktivitas perdagangan tetap berjalan.

"Semoga dalam tiga hari ke depan tempat penampungan ini sudah bisa dipergunakan," ujar Agus. Selain itu, dia memastikan para pedagang tetap dapat berjualan, dan aktivitas jual beli di Pasar Induk Kramat Jati tetap normal.

Penampungan darurat akan dibangun di kawasan penampungan sementara, sisi selatan Pasar Induk. Pengerjaan penyiapan lokasi dikerjakan selama 24 jam, sejak kemarin. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.