Tembok Hijau Besar, Upaya Tiongkok Menekan Perluasan Gurun Gobi dan Taklamakan
📅 Senin, 15 Des 2025, 05:47 WIB | Oleh: Haryo BronoRoyal Geographical Society menilai, mungkin karena sebagian besar tembok hanya mencakup satu atau dua spesies pohon sebagian besar poplar dan willow, sehingga tembok rentan terhadap penyakit. Misalnya, pada tahun 2000, 1 miliar pohon poplar hilang karena satu patogen di provinsi Ningxia.
Kematian pohon juga tinggi karena Tiongkok menanam pohon di tempat-tempat yang tidak memiliki cukup air untuk menumbuhkannya. Tanpa intervensi manusia yang konstan, banyak pohon yang tidak bertahan hidup.
“Orang-orang berbondong-bondong ke bukit pasir alami dan Gurun Gobi untuk menanam pohon, yang telah menyebabkan penurunan cepat kelembapan tanah dan permukaan air tanah,” kata Xian Xue, seorang ahli terkemuka tentang penggurunan akibat erosi di Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok, kepada National Geographic pada 2017. “Sebenarnya, hal itu akan menyebabkan penggurunan [di beberapa wilayah],” ungkapnya dikutip dari Live Science.
Karena merupakan tanaman monokultur, Tembok Hijau Besar juga tidak mendorong keanekaragaman hayati dengan cara yang sama seperti campuran tanaman asli yang lebih beragam. Meskipun demikian, program ini menginspirasi Tembok Hijau Besar Afrika, yang akan menjadi sabuk pohon sepanjang 5.000 mil (8.000 km) di seluruh benua untuk memperlambat degradasi lahan dan penggurunan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Model untuk Upaya Reboisasi Global
Terlepas dari tantangan-tantangan ini, Tembok Hijau Besar telah menginspirasi inisiatif serupa di seluruh dunia, seperti Tembok Hijau Besar Afrika. Proyek-proyek ini mengambil pengalaman Tiongkok dalam menciptakan sabuk hijau untuk memerangi penggurunan. Mereka menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat setempat, penelitian ilmiah, dan pemilihan spesies tanaman yang tepat. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!