Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Saat Makro Ekonomi Solid Bicara, IHSG Jadi Raja Asia

📅 Senin, 15 Des 2025, 20:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Saat Makro Ekonomi Solid Bicara, IHSG Jadi Raja Asia Doc: ANTARA FOTO/ Rivan Awal Lingga
Ket. Arsip foto - Kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) rute Velodrome-Kelapa Gading memasuki Stasiun Velodrome Jakarta.

JAKARTA – Kinerja ekonomi makro yang solid memberikan fondasi kuat bagi pasar keuangan, tercermin dari pencapaian IHSG sebagai indeks saham dengan kinerja tertinggi di Asia.

Stabilitas pertumbuhan, inflasi yang terjaga, serta bauran kebijakan fiskal dan moneter yang kredibel meningkatkan kepercayaan investor, baik domestik maupun asing.

Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan pasar saham tidak semata didorong sentimen jangka pendek, melainkan didukung fundamental ekonomi yang relatif lebih resilien dibandingkan kawasan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko) Airlangga Hartarto mengatakan indikator ekonomi makro Indonesia hingga akhir tahun masih berada dalam kondisi baik.

Selain itu, kinerja pasar keuangan menunjukkan tren positif hingga tercermin dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencatatkan rekor tertinggi sejak Januari atau menjadi salah satu tertinggi di Asia.

"Pertama kami laporkan bahwa situasi indikator ekonomi makro sampai akhir tahun ini masih baik, termasuk terkait dengan indeks harga saham pun all time high dari Januari naik 20 persen dan ini salah satu tertinggi di Asia," ujar Airlangga dalam laporan kepada Presiden Prabowo Subianto di Sidang Kabinet Paripurna, Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12).

Airlangga mengatak​​​​​​​an neraca perdagangan Indonesia dilaporkan masih mencatatkan surplus sebesar 2,39 miliar dolar AS. Untuk transaksi berjalan tahun 2025, Indonesia juga membukukan surplus sekitar 4 miliar dolar AS, meskipun sektor keuangan mengalami defisit sebesar 8,1 miliar dolar AS.

Selain itu, cadangan devisa Indonesia tetap berada pada level tinggi, yakni sekitar 150 miliar dolar AS.

Dari sisi perbankan, pertumbuhan kredit tetap positif di angka 7,36 persen. Sementara itu, uang primer yang digelontorkan pemerintah melalui kebijakan fiskal tercatat tumbuh 13,3 persen atau sekitar Rp2.136 triliun.

Dengan catatan tersebut, Airlangga optimistis bahwa target pertumbuhan perekonomian Indonesia dapat mencapai 5,2 persen tahun ini dapat tercapai.

"Jadi, efeknya tahun depan akan positif, dan juga tahun ini dengan tadi sebagian dari kementerian/lembaga, penggunaan anggarannya juga baik, jadi target 5,2 persen tahun ini insya Allah tercapai dan kuartal 4 juga insya Allah kenaikannya di atas 5,4 persen," kata Airlangga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.