Panglima TNI Ungkap 162 Starlink Aktif di Lokasi Bencana Sumatera
📅 Senin, 15 Des 2025, 20:35 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Walda Marison/Fathur Rochman
JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melaporkan sebanyak 162 perangkat komunikasi satelit Starlink telah terpasang di lokasi bencana Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Aceh. Fasilitas ini digunakan untuk memulihkan komunikasi warga sekaligus mendukung koordinasi petugas di lapangan.
"Saat ini 162 titik Starlink sudah terpasang," kata Panglima TNI saat menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin.
Starlink yang dikerahkan itu diketahui milik TNI AD dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan).
Starlink itu disebarkan di beberapa daerah untuk membantu masyarakat mendapatkan sinyal agar bisa berkomunikasi menggunakan telepon genggam.
Bukan hanya untuk kebutuhan para korban, keberadaan Starlink itu juga diperuntukkan kepada petugas di lapangan agar dapat berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam upaya penanggulangan bencana.
Sebaiknya Anda baca juga:
Agus memastikan ratusan satelit Starlink itu akan terus ditempatkan di sana hingga jaringan komunikasi di wilayah bencana pulih.
Sebelumnya, TNI AD memastikan fasilitas layanan perangkat komunikasi satelit Starlink yang dikirimkan ke lokasi banjir di wilayah Sumatera gratis, merespons beredar kabar adanya dugaan praktik pungutan liar kepada korban banjir yang ingin memakai fasilitas tersebut.
"Untuk pembayaran pulsa, itu sudah digratiskan dari penyedia Starlink itu sendiri sampai dengan akhir Desember," kata Kepala Bagian Info Dispenad Letkol (Arm) Sayed Syahrial saat ditemui di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pernyataan tersebut sekaligus meluruskan keterangan Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang mengatakan TNI AD belum mengetahui siapa yang membayar pulsa Starlink tersebut.
"Jadi yang dimaksudkan bapak KSAD disini tidak tahu siapa yang mengurus pulsanya adalah karena itu memang sudah digratiskan," jelas Sayed, Jumat (5/12).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!