Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sultan HB X Minta Kendaraan Lintas Jateng Tidak Masuk Kota Yogyakarta Saat Libur Nataru

📅 Jumat, 12 Des 2025, 09:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sultan HB X Minta Kendaraan Lintas Jateng Tidak Masuk Kota Yogyakarta Saat Libur Nataru Doc: Dok. Antara

YOGYAKARTA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta kendaraan yang hanya melintas menuju wilayah Jawa Tengah tidak memasuki Kota Yogyakarta selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Langkah ini diperlukan untuk mencegah penumpukan kendaraan di kawasan perkotaan yang kerap terjadi pada periode libur panjang.

"Kalau mereka memang maunya ke Purworejo (Jawa Tengah), maunya ke Semarang, lewat Magelang, ya jangan masuk kota Yogyakarta. Jangan masuk Ring Road," kata Sultan HB X di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis.

Sultan menjelaskan bahwa setiap akhir tahun, arus kendaraan menuju DIY selalu membludak, terutama dari arah Solo melalui pintu timur. Untuk itu, pengaturan lalu lintas harus dilakukan sejak kawasan Prambanan agar lonjakan kendaraan tidak bertumpuk di dalam kota.

Ia menyarankan kendaraan menuju Purworejo dialihkan melalui Piyungan, Bantul, sedangkan arus ke Semarang atau Magelang diarahkan melalui Tempel, tanpa perlu melintas di Ring Road maupun pusat kota. Menurutnya, kondisi Jalan Solo dan Ring Road sudah berada pada tingkat kepadatan tinggi sehingga rekayasa lalu lintas harus dilakukan lebih awal.

Upaya memperluas jalur alternatif juga telah dilakukan, termasuk pembenahan jalan inspeksi Selokan Mataram bersama Pemkab Sleman. Namun seiring meningkatnya mobilitas, jalur itu kini juga ramai dilalui kendaraan.

"Sehingga terpaksa kami mengubah di tengah itu, jalan inspeksi saluran air, Selokan Mataram akhirnya kita benahi dengan Sleman untuk bisa kendaraan bisa keluar masuk situ," ujar Sultan.

Ia menambahkan, pemantauan lalu lintas kini diperkuat dengan CCTV di berbagai simpang untuk menyesuaikan durasi lampu lalu lintas berdasarkan kondisi di lapangan. Meski demikian, ia menilai pengalihan arus kendaraan luar daerah tetap penting agar pusat kota tidak mengalami kemacetan parah.

Sultan juga mengingatkan perlunya pemasangan petunjuk jalan yang jelas untuk membantu pengendara dari luar daerah. Tanpa penunjuk arah memadai, kelancaran arus bisa terganggu.

"Karena belum tentu yang dari luar Yogyakarta hafal jalannya," katanya.

Ia berharap arus kendaraan tetap bergerak, meski dalam kecepatan rendah, agar tidak terjadi kemacetan yang mengunci ruas-ruas utama kota.

"Biarpun jalan itu pelan, 30 per kilometer atau 40, tapi jalan bukan 'stuck' (tersendat)," ujar Sultan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DIY Chrestina Erni Widyastuti memprediksi jumlah kendaraan yang masuk DIY selama Nataru tahun ini akan lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.

"Dievaluasi nanti akan lebih dari tahun kemarin. Kalau di tahun 2024 itu sekitar 4 jutaan," kata Erni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
    Goblok. Orderan saja ga pernah dikasih jika ga ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Pos Polisi Lalu Lintas Marg...
Luar Negeri
Kota Wina Digugat soal Tari...
Luar Negeri
Krisis Air Makin Parah! War...
Olahraga
Drama 6 Gol! AC Milan Menan...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.