Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pertempuran Meletus di Perbatasan Kamboja–Thailand Jelang Telepon Trump

📅 Jumat, 12 Des 2025, 01:00 WIB | Oleh:

Sembilan tentara Thailand tewas pekan ini dan lebih dari 120 terluka, kata juru bicara Kementerian Pertahanan Surasant Kongsiri kepada wartawan pada Kamis, seraya menyebut bahwa "operasi masih berlangsung di seberang perbatasan".

Kementerian Pertahanan Kamboja melaporkan 11 warga sipil tewas dan puluhan lainnya terluka.

Dentuman Artileri

Jurnalis AFP di provinsi Oddar Meanchey, barat laut Kamboja, mendengar dentuman artileri yang masuk dari arah kuil-kuil yang disengketakan sejak fajar.

Kementerian Pertahanan Kamboja mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasukan Thailand memulai serangan pada Kamis pagi di provinsi tersebut, "menembaki area Kuil Khnar".

Berdasarkan data yang tersedia mengenai peralatan dan pengeluaran militer, Kamboja kalah jauh dalam hal persenjataan dan anggaran dibandingkan Thailand.

Militer Thailand memiliki ratusan jet, kendaraan tempur lapis baja, dan persenjataan berat lainnya jauh lebih banyak dibandingkan kekuatan militer negara tetangganya yang lebih kecil, menurut data dari International Institute for Strategic Studies.

Kementerian Pertahanan Kamboja mengatakan lebih dari 192.000 orang telah dievakuasi, sementara di Thailand, pihak berwenang menyebut lebih dari 400.000 warga sipil telah mengungsi ke tempat lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Dana Bagi Hasil Tertahan, J...
Megapolitan
Kolaborasi Lintas Subsektor...
Nasional
Obligasi Daerah Jangan Jadi...
Daerah
Gerak Cepat, KAI Sumut Evak...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.