Roma dan Villa Hadapi Ujian Berat
📅 Kamis, 11 Des 2025, 07:51 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Piero CRUCIATTI / AFP
ROMA - Laga sengit bakal tersaji di Liga Eropa, Jumat (12/12) dini hari WIB. Celtic menjamu AS Roma di Celtic Park dan FC Basel menantang ambisi Aston Villa di St Jakob-Park. Dua laga ini bukan sekadar perebutan poin, melainkan pertarungan harga diri dan langkah menuju fase gugur.
Celtic menyambut Roma dalam kondisi penuh dinamika. Setelah mencuri perhatian lewat kemenangan 3-1 atas Feyenoord di De Kuip, klub asal Skotlandia itu mulai menjauh dari zona eliminasi. Gol dari Hyun-Jun Yang, Reo Hatate, dan Benjamin Nygren membuat laga perpisahan pelatih interim legendaris Martin O’Neill terasa emosional dan bersejarah.
Era baru kini dimulai bersama pelatih asal Prancis Wilfried Nancy. Namun, debut Nancy berjalan pahit setelah Celtic takluk 1-2 dari Hearts di kandang sendiri. Waktu persiapan yang sempit membuat laga melawan salah satu kekuatan Serie A datang di saat yang kurang ideal. Apalagi final Piala Liga Skotlandia melawan St Mirren sudah menanti akhir pekan ini.
Secara historis, Celtic memiliki catatan kurang meyakinkan melawan tim Italia. Hanya dua kemenangan dalam 16 pertemuan terakhir. Keduanya melawan Lazio pada musim 2019-20. Sebaliknya, Roma justru datang dengan kepercayaan diri setelah mengalahkan Rangers 2-0 di Ibrox beberapa pekan lalu. Ini membuka peluang menjadi tim pertama dalam 12 tahun yang menundukkan dua klub Old Firm di Glasgow.
Giallorossi (julukan Roma) saat ini unggul dua poin dari Celtic dan baru saja meraih kemenangan kandang pertamanya di fase liga Liga Eropa setelah menaklukkan Midtjylland. Gol Neil El Aynaoui dan Stephan El Shaarawy membawa Roma naik ke posisi ke-15 klasemen sementara. Dia hanya terpaut satu poin dari zona delapan besar yang menjamin tiket langsung ke babak 16 besar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, dalam performa domestic, Roma tak sepenuhnya stabil. Tim asuhan Gian Piero Gasperini, pelatih yang mengangkat trofi Liga Eropa bersama Atalanta pada tahun 2024, baru saja menelan dua kekalahan beruntun di Serie A. Ini termasuk saat tumbang dari Cagliari, laga yang diwarnai kartu merah untuk Zeki Celik.
Dari sisi tim, Celtic kemungkinan tetap menggunakan skema 3-4-2-1 racikan Nancy. Marcelo Saracchi, Alistair Johnston, Callum Osmand, dan Cameron Carter-Vickers masih absen. Sedangkan James Forrest baru kembali berlatih. Hatate dan Nygren, top skor Celtic di Liga Europa musim ini, tetap menjadi tumpuan lini serang.
Roma kehilangan Artem Dovbyk akibat cedera paha. Paulo Dybala atau Tommaso Baldanzi diprediksi akan berperan sebagai false nine, mengingat Evan Ferguson tengah tersisih dari pilihan utama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Motivasi Tinggi
Sementara itu, di Swiss, Basel berusaha mempertahankan aura angker St Jakob-Park saat menjamu Aston Villa yang sedang berada di puncak kepercayaan diri. Villa tiba dengan status salah satu tim dengan penalilan terbaik di Inggris di bawah arahan Unai Emery.
Tiga belas kemenangan dari 15 laga terakhir di semua kompetisi menjadi bukti kenaikan signifikan performa klub Midlands itu. Puncaknya, mereka menundukkan pemuncak klasemen Liga Inggris, Arsenal, lewat gol dramatis Emiliano Buendia pada menit ke-95, memperpanjang rentetan kemenangan menjadi tujuh laga beruntun.
Di fase liga Liga Eropa, Villa mengoleksi 12 poin dari lima laga dan memuncaki klasemen bersama Lyon dan Midtjylland. Kemenangan di Swiss akan semakin mendekatkan mereka pada target finis delapan besar dan lolos otomatis ke 16 besar. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!