Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Anjlok 117 Poin! Pasar Panik Usai The Fed Pangkas Suku Bunga

📅 Kamis, 11 Des 2025, 16:59 WIB | Oleh:
IHSG Anjlok 117 Poin! Pasar Panik Usai The Fed Pangkas Suku Bunga Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Ket. Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/10). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin (27/10) ditutup melemah 154,57 poin atau 1,87 persen ke level 8.117,15.

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup melemah tajam pada perdagangan Kamis, tertekan aksi profit taking (ambil untung) setelah The Fed memangkas suku bunga acuan. 

IHSG ditutup melemah 117,53 atau 1,35 persen ke posisi 8.583,39. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 16,14 poin atau 1,88 persen ke posisi 840,82.

“Asing tercatat melakukan aksi penjualan bersih pada perdagangan kemarin, dan dugaannya aksi jual asing masih terus berlanjut hingga perdagangan hari ini," ujar Pengamat Pasar Modal Indonesia Reydi Octa saat dihubungi oleh Antara di Jakarta, Kamis.

Reydi mengatakan penurunan bursa saham pasca pemangkasan suku bunga acuan The Fed, dapat terjadi apabila pelaku pasar sudah memprediksi dan terlanjur mengambil ancang-ancang dari sebelum pemangkasan suku bunga acuan dilakukan, sehingga saat ini merupakan waktunya taking profit.

Dari dalam negeri, Ia melanjutkan, sentimen yang dinantikan oleh pelaku pasar yaitu keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI) pada pekan depan, serta momentum windows dressing menuju akhir tahun, yang mana koreksi semakin dalam maka semakin besar probabilitas dan volatilitas IHSG menuju akhir tahun.

Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor menguat yaitu dipimpin sektor energi yang naik sebesar 0,97 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor barang konsumen non primer yang naik masing-masing sebesar 0,26 persen dan 0,05 persen.

Sedangkan, delapan sektor melemah yaitu sektor infrastruktur turun paling dalam sebesar 4,57 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen primer dan sektor transportasi & logistik yang masing-masing turun 2,60 persen dan 2,06 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu CTTH, DOOH, RLCO, SAFE, dan SOTS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni FPNI, MORA, HOPE, TRIN, dan ASPI.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.582.212 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 69,17 miliar lembar saham senilai Rp33,82 triliun. Sebanyak 201 saham naik, 500 saham menurun, dan 98 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 463,80 poin atau 0,92 persen ke 50.139,00, indeks Hang Seng melemah 10,27 poin atau 0,04 persen ke 25.530,51, indeks Shanghai melemah 27,18 poin atau 0,70 persen ke 3.873,32, dan indeks Strait Times menguat 13,20 poin atau 0,28 persen ke 4.524,03.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Daerah
Pemeriksaan hewan dan pemba...

Pameran imersif Purwacarita Borobudur

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran imersif Purwacarita...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.