Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan Nasional. PII Kuatkan Komitmen Lewat Program TJSL di Karawang

📅 Kamis, 11 Des 2025, 16:20 WIB | Oleh:
Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan Nasional. PII Kuatkan Komitmen Lewat Program TJSL di Karawang Doc: Dok. Istimewa

KARAWANG – PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)/PT PII bersama Kementerian Keuangan RI menggelar kunjungan kerja media terkait Peran APBN yang berfokus pada Ketahanan Pangan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada peningkatan kapasitas petani melalui penanaman bibit padi unggul untuk menghasilkan beras sehat di Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Adapun Program ini merupakan komitmen PT PII dalam mendukung agenda ketahanan pangan nasional serta penguatan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan gizi masyarakat. Sejak tahun 2020 PT PII telah mendukung program budidaya padi Inpari Nutrizinc yang merupakan varietas padi biofortifikasi berkandungan zinc tinggi yang dikenal memiliki manfaat signifikan dalam mendukung pertumbuhan anak serta membantu menurunkan risiko stunting. Di tahun 2026 mendatang PT PII akan berkomitmen melanjutkan program melalui peningkatan budidaya padi melalui bibit unggul Inpari.

Pada program ini PT PII memberikan serangkaian pelatihan dan pendampingan kepada kelompok tani di Desa Klari, mencakup pengenalan varietas padi Inpari, teknik pemupukan, penyemaian, pengendalian hama, hingga panen dan pengelolaan lahan dan tanah pascapanen untuk menjaga kualitas pH dan keberlanjutan pertanian.

Plt. Direktur Utama PT PII, Andre Permana menyampaikan bahwa sebagai Special Mission Vehicle Kementerian (SMV)Keuangan RI, PT PII melalui mandatnya dalam mendukung skema pembiayaan kreatif untuk pembangunan infrastruktur bukan hanya berkomitmen untuk senantiasa berkontribusi dalam program prioritas pemerintah yaitu Asta Cita melalui dukungan penjaminan infrastruktur di sektor- sektor strategis, tetapi juga mengoptimalkan dampak sosial, dan lingkungan di sekitar wilayah proyek yang didukung.

“Program budidaya beras sehat ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap program ini menjadi ekosistem pemberdayaan yang terus tumbuh dan memberikan dampak sosial berkelanjutan bagi masyarakat sekitar area proyek infrastruktur yang dijamin perseroan di daerah sekitar Karawang,” pungkas Andre.

Inisiatif ini juga sejalan dengan fokus APBN 2025 dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produktivitas, penguatan rantai pasok pangan lokal, serta pemberdayaan petani. Dampak langsung yang dirasakan masyarakat antara lain peningkatan kapasitas petani, diversifikasi produk pangan, serta akses terhadap pangan berkualitas.

Pada tahun 2026, pemerintah menyiapkan dukungan APBN yang lebih kuat untuk memperluas program penguatan ketahanan pangan, termasuk peningkatan kapasitas produksi, diversifikasi komoditas, dan upaya memperkuat ekosistem pangan berkelanjutan di tingkat daerah.

Direktur Anggaran Bidang Perekonomian dan Kemaritiman Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan RI, Tri Budhianto menyampaikan bahwa alokasi APBN 2025 diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan secara menyeluruh, bukan hanya dari aspek produksi tetapi juga kualitas gizi pangan.

“Program budidaya padi Nutrizinc ini merupakan salah satu contoh nyata bagaimana kolaborasi pemerintah dan BUMN dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ke depan, melalui APBN 2026, pemerintah akan terus memperkuat program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan ketahanan pangan nasional,” Terang Budhianto.

Sementara itu, Kepala Desa Curug Cece Hermawan mewakili penerima manfaat menyampaikan bahwa program ini telah membantu petani menghasilkan beras Nutrizinc serta menciptakan nilai tambah ekonomi melalui produk pertanian bernilai tinggi di pasar. Dalam perkembangannya, para petani kini mulai membudidayakan varietas beras sehat sebagai pembaruan, namun metode penanaman organik yang diperoleh melalui pelatihan PT PII tetap dipertahankan dan terus memberikan dampak ekonomi dan kesehatan bagi masyarakat.

“Kami sangat merasakan manfaat dari program yang dilaksanakan PT PII. Pelatihan budidaya padi Nutrizinc memberikan pengetahuan baru bagi para petani dan berdampak positif pada hasil panen serta ekonomi warga. Selain itu, keberadaan beras Nutrizinc juga membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan diperluas.” tutup Cece.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

24 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.