Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hingga Oktober, PII Jamin 55 Proyek dengan Nilai Rp112 triliun

📅 Rabu, 10 Des 2025, 13:33 WIB | Oleh:
Hingga Oktober, PII Jamin 55 Proyek dengan Nilai Rp112 triliun Doc: Dok. Istimewa
Ket. Plt. Direktur Utama PT PII Andre Permana (kanan) memaparkan materi dalam acara Kunjungan Kerja Media 2025 di Karawang, Jawa Barat

KARAWANG - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PT PII memberikan penjaminan untuk proyek infrastruktur dan non-infrastruktur di Indonesia sebanyak 55 proyek dengan nilai penjaminan Rp112 triliun dari nilai investasi Rp573 triliun hingga Oktober 2025.


Dari jumlah tersebut, 37 proyek merupakan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dengan nilai penjaminan Rp84 triliun dan investasi Rp323 triliun, sementara 18 proyek lainnya berasal dari penjaminan non-KPBU.

“Dari jumlah penjaminan yang kami siapkan dengan nilai lebih dari Rp110 triliun, alhamdulillah sudah bisa mengajak pihak swasta untuk berinvestasi yang nilainya kurang lebih hampir Rp600 triliun, jadi sekitar Rp573 triliun,” kata Plt Direktur Utama PT PII Andre Permana di Karawang, kemarin.

Sebagai special mission vehicle (SMV) di bawah Kemenkeu, Andre menjelaskan bahwa salah satu mandat perseroan adalah menyediakan dukungan penjaminan untuk proyek infrastruktur agar dapat dilaksanakan melalui skema pembiayaan kreatif yang tidak sepenuhnya mengandalkan APBN.

Dalam hal ini, penjaminan tersebut tidak hanya mengurangi risiko proyek, tetapi juga bertindak sebagai katalis, sehingga skema KPBU menjadi lebih menarik dan layak secara finansial bagi investor.

Selain penjaminan KPBU, PT PII juga menjalankan mandat lain berupa penjaminan proyek yang dibangun oleh BUMN infrastruktur serta memberikan pendampingan untuk penyiapan proyek dan pendampingan transaksi.

“Penjaminan dilakukan melalui beberapa mandat, baik untuk skema KPBU, penjaminan langsung BUMN, terkait juga dengan BUMN PEN maupun untuk korporasi padat karya,” kata Andre.

Berdasarkan data perseroan, dukungan penjaminan mencakup berbagai sektor infrastruktur hingga Oktober 2025.

Di sektor konektivitas, penjaminan mendukung pembangunan 17 ruas jalan tol dengan total panjang 1.033 km, serta 123 km jalan nasional dan 38 ruas jalan lainnya. Untuk peningkatan fasilitas jalan, penjaminan juga menopang layanan penerangan jalan daerah yang tersebar di 20.374 titik.

Pada sektor transportasi, PT PII memberikan penjaminan atas layanan Kereta Api Makassar-Parepare dengan panjang lintasan 142 km.

Di sektor telekomunikasi, penjaminan mencakup pembangunan infrastruktur serat optik sepanjang 24.316 km yang menghubungkan lintas pulau.

Untuk sektor ketenagalistrikan, perseroan menjamin proyek-proyek energi dengan total kapasitas terpasang sekitar 2.428 MW.

Penjaminan untuk Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) juga dilakukan pada enam proyek dengan kapasitas layanan sekitar 1,4 juta sambungan rumah tangga.

Sementara di sektor cadangan pangan dan industri strategis pemerintah, penjaminan mencakup dukungan atas 7.982 metrik ton gula dan 257 kiloliter minyak goreng.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.