Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ratusan Warga Kaki Gunung Gede-Pangrango Geruduk Kantor Bupati Cianjur, Protes Pembangunan Pembangkit Listrik Geothermal

📅 Rabu, 10 Des 2025, 18:35 WIB | Oleh:
Ratusan Warga Kaki Gunung Gede-Pangrango Geruduk Kantor Bupati Cianjur, Protes Pembangunan Pembangkit Listrik Geothermal Doc: ANTARA/Ahmad Fikri.
Ket. Ratusan warga dari kaki Gunung Gede-Pangrango menggelar aksi unjukrasa di depan Kantor Bupati Cianjur, Jawa Barat, menolak pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi atau geothermal, Rabu (10/12).

CIANJUR - Ratusan warga yang tinggal di sejumlah kecamatan di kaki Gunung Gede-Pangrango, Cianjur, Jawa Barat, mendatangi Kantor Bupati Cianjur untuk menagih janji Mohammad Wahyu Ferdian yang pernah berkomitmen menolak proyek pembangkit listrik panas bumi. 

Massa aksi yang menggunakan berbagai macam kendaraan melakukan konvoi dari wilayah utara Cianjur dan langsung melakukan orasi di depan Kantor Bupati Cianjur, terkait pembangunan geotermal yang membuat resah warga.

Perwakilan massa aksi Deden Patra di Cianjur,  mengatakan mereka menuntut janji Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian saat kampanye akan menolak pembangunan geotermal yang masuk Kecamatan Pacet dan Cipanas karena dapat merusak lingkungan.

"Masyarakat di bawah kaki gunung menilai proyek tersebut akan merusak lingkungan dan dapat mengundang bencana, ini juga disampaikan Bupati Cianjur sebelum terpilih akan menolak dan melawan proyek panas bumi bersama masyarakat," katanya.

Namun saat masyarakat mengadukan nasibnya dan menagih janji, Bupati Cianjur tidak berada di tempat sehingga sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan rasa kecewanya lewat orasi di bawah pengawalan ketat aparat keamanan TNI/Polri, Satpol PP Cianjur, dan Dishub Cianjur.

Mereka menilai keberadaan proyek tersebut dapat merusak alam di kawasan Gunung Gede-Pangrango, terlebih Cianjur sempat diguncang gempa magnitudo  5.6 tahun 2022 yang meluluhlantakkan belasan desa dengan korban jiwa 600 orang.

"Kami sangat kecewa Bupati yang berjanji akan melawan dan menolak tidak berani hadir di depan masyarakat yang sudah memilih-nya, tapi bagi kami ketika ada proyek di bawah kaki gunung yang ditakutkan dapat memicu terjadinya bencana akan terus kami tolak," katanya.

Bahkan masa aksi tambah dia, menilai dengan tidak hadirnya Bupati Cianjur di hadapan mereka menandakan ketidakpedulian-nya terhadap masyarakat Cianjur terutama warga di bawah kaki gunung Gede-Pangrango, sehingga mereka menilai Cianjur tidak memiliki pemimpin.

"Kami datang untuk menagih janji, namun bupati tidak hadir, sehingga kami menilai Cianjur sudah tidak punya pemimpin, kami akan terus melakukan aksi sampai tuntutan kami dikabulkan," katanya.

Bahkan masyarakat akan melanjutkan aksi yang sama menolak geothermal sampai ke Kantor Gubernur Jawa Barat di Bandung, dengan harapan Pemprov menolak pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi di bawah kaki Gunung Gede-Pangrango.

Sementara video janji Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian saat kampanye kembali viral di sejumlah media sosial menyatakan akan menolak dan melawan pembangunan geothermal di kaki Gunung Gede-Pangrango dengan pengembangan pariwisata.

Dia berjanji akan menjadikan kawasan kaki gunung di Kecamatan Pacet dan Cipanas itu, sebagai destinasi wisata layaknya kawasan wisata Gunung Bromo di Jawa Tengah dan gunung lainnya di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...
Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.